GNPF telah sepakat mendukung Prabowo-Sandi setelah menggelar Ijtimak Ulama II di Jakarta, akhir pekan lalu. Di akun twitter @RizieqSyihabFPI, ia mengunggah poster isu NKRI Bersyariah disertai gambar dirinya dan Prabowo-Sandi.
"Mau NKRI Bersyariah? Mau Indonesia Berkah? Mau Negara & Bangsa selamat?" demikian tulisan poster tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Juru bicara FPI Slamet Maarif telah membenarkan seruan Rizieq di akun @RizieqSyihabFPI tersebut.
"Dalam meme betul itu seruan habib," kata Slamet saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com soal kicau NKRI Bersyariah tersebut.
Poin-poin kesepakatan itu diantaranya adalah kesanggupan menjalankan UUD 1945 dan Pancasila secara murni, melanjutkan perjuangan reformasi dan menegakkan hukum dengan adil, menjamin hak berserikat dan berkumpul serta mengemukakan pendapat.
Kesepakatan lain adalah tuntutan agar Prabowo-Sandi merehabilitasi Rizieq Syihab dan menjamin kepulangannya ke Indonesia. Lalu ada kesepakatan menjaga kekayaan aloam nasional untuk kepentingan sebesar-besar kemakmuran rakyat Indonesia dan menjaha keuntuhan wilayah NKRI dan ancaman separatisme dan imperialisme.
Ketua Umum Partai Gerindra ini menyatakan siap menjaga dan menjunjung nilai-nilai religius dan etika yang ada di masyarakat. Ia pun tidak keberatan untuk menjaga moralitas dan mentalitas masyarakat dari gaya hidup dan paham yang bertentangan dengan budaya masyarakat Indonesia.
"Sanggup menjaga dan mengelola Ukhuwah Islamiah (Persaudaraan Umat Islam) secara adil untuk menciptakan ketenteraman dan perdamaian di tengah kehidupan masyarakat Indonesia," mengutip bunyi Pakta Integritas.