"Airnav Indonesia cabang Makassar akan mengirimkan peralatan dan teknisi malam ini dari Poso untuk membantu kondisi pemulihan di bandara Palu," sebut GM Airnav Indonesia Makassar, Novy Pantaryanto melalui siaran pers, sebagaimana dilansir Antara, Jumat (28/9).
Menara milik Airnav Indonesia mengalami kerusakan parah. Kabin menara lantai empat rubuh sehingga peralatan komunikasi lalu lintas pesawat tidak dapat diselamatkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika gempa, kata dia, terdapat satu orang karyawan Airnav Indonesia yang sedang bertugas di menara menjadi korban. Dia mengalami patah kaki, tetapi berhasil selamat setelah proses evakuasi.
Kota Palu Lumpuh
Kondisi Kota Palu pun dikabarkan lumpuh total akibat gempa bumi.
Junun mengirim kabar itu kepada sang istri, Ratih, di Makassar. Dia mengatakan suaminya hendak menginap di hotel Best Western untuk melanjutkan perjalanan ke Toli-toli. Namun, belum beberapa saat terjadi guncangan hebat hingga sang suami berlari keluar hotel menyelamatkan diri.
Beberapa bangunan juga rusak akibat gelombang gempa terakhir berkekuatan Magneto 7,7 Skala Richter itu. Penduduk kota pun panik hingga berkumpul di jalanan daerah setempat untuk mencari aman.
Warga Palu lainnya, Afrianti yang berhasil dihubungi melalui pesan pendek juga mengatakan hal sama. Namun, menurut dia getaran gempa sudah tidak terasa.
"Lampu di sini padam, aliran listrik mati dan tidak ada penerangan lampu. Kami hanya memanfaatkan lilin untuk penerangan sementara, rumah kami sudah rusak," katanya.
Kendati lokasi rumah Afrianti berada di kompleks BTN Pengawu berjarak 10 kilometer dari Kota Palu, dia mengaku guncangannya sangat terasa hingga menghancurkan rumah-rumah di kompleks setempat.