Diguncang Gempa, Hotel Roa-Roa di Palu Rata dengan Tanah

Tim, CNN Indonesia | Sabtu, 29/09/2018 14:00 WIB
Diguncang Gempa, Hotel Roa-Roa di Palu Rata dengan Tanah Ilustrasi lokasi yang terkena dampak gempa Sulawesi Tengah. (AFP PHOTO/MUHAMMAD RIFKI)
Jakarta, CNN Indonesia -- Hotel Roa-Roa di Palu ambruk hingga rata dengan tanah akibat gempa 7,4 skala Richter yang mengguncang Sulawesi Tenggara hingga memicu tsunami pada Jumat (28/9).

"Hotel Roa-Roa berlantai delapan yang berada di Jalan Pattimura rata dengan tanah. Di hotel yang memiliki 80 kamar itu, terdapat 76 kamar yang terisi oleh tamu hotel yang menginap," demikian pernyataan resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sabtu (29/9).

Berdasarkan penelusuran CNNIndonesia.com, hotel ini terletak sekitar 2 kilomter dari Pantai Talise, di mana tsunami menghantam.


Selain hotel tersebut, salah satu pusat perbelanjaan atau mal terbesar di Kota Palu, Tatura.
Sekitar satu kilometer dari hotel tersebut, terdapat salah satu pusat perbelanjaan atau mal terbesar di Kota Palu, Tatura, yang juga hancur.

Tak hanya itu, Rumah Sakit Anutapura di Kamonji, Palu, dengan tinggi bangunan empat lantai juga roboh.

Menurut Sutopo, berbagai bangunan, mulai dari rumah hingga fasilitas kesehatan lainnya juga ambruk, baik sebagian atau seluruhnya.

"Diperkirakan puluhan hingga ratusan orang belum dievakuasi dari reruntuhan bangunan," tulis BNPB.
Di Palu juga tengah digelar Festival Pesona Palu Nomoni. Puluhan hingga seratusan orang pengisi acara belum diketahui nasibnya.

Hingga kini, BNPB mencatat total 48 korban tewas dan 356 orang terluka akibat gempa di Donggala yang memicu tsunami di Palu ini.

Sutopo menjelaskan bahwa kebanyakan orang yang meninggal itu adalah korban gempa.

Sementara itu, BNPB belum dapat memastikan informasi mengenai kerusakan dan korban gempa di Donggala karena akses yang masih sulit. (fhr/has)