Juru Bicara Kepala BIN Wawan Hari Purwanto menyatakan pemilihan Ketua Kwarnas dilakukan secara langsung, umum, bebas dan rahasia serta jujur dan adil.
"Tidak ada intervensi intelijen terhadap ketua-ketua Kwartir Daerah (Kwarda). Jalannya pemilihan sangat fair, terbuka dan semua pihak dapat menyampaikan pendapat," kata Wawan di keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com, Selasa (2/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak ada kepentingan di balik pemilihan tersebut, siapapun yang terpilih harus mampu mengemban amanat mendidik kader pandu Indonesia ke depan," tegas Wawan.
Wawan menjelaskan regenerasi kepemimpinan di suatu organisasi adalah hal yang lumrah. Semua pihak, menurutnya, bisa saja berkontribusi satu dengan yang lain.
"Mengenai siapa yang terpilih diupayakan ada musyawarah mufakat, namun karena musyawarah mufakat tidak dapat diperoleh maka dilakukan voting," terang dia.
Adhyaksa Dault dikalahan Budi Waseso saat pemilihan Ka Kwarnas Pramuka. (CNN Indonesia/Christie Stefanie) |
"Siapapun yang terpilih dalam voting harus ditegak hormati. Hal ini menjadi pembelajaran demokrasi yang baik bagi adik-adik pandu Indonesia. Tidak perlu mencari kambing hitam dalam sebuah proses pemilihan," tutup dia.
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso terpilih menjadi Ketua Kwarnas dalam Musyawarah Nasional (Munas) Ke-X Gerakan Pramuka di Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (28/9). Dalam Munas ini, Budi Waseso menggantikan Adhyaksa Dault sebagai Ketua Kwarnas Pramuka.
Adhyaksa Dault dikalahan Budi Waseso saat pemilihan Ka Kwarnas Pramuka. (CNN Indonesia/Christie Stefanie)