Amankan Stok, Buwas Ingin Simpan Beras di Polsek dan Koramil

Priska Sari Pratiwi, CNN Indonesia | Jumat, 04/05/2018 18:24 WIB
Amankan Stok, Buwas Ingin Simpan Beras di Polsek dan Koramil Direktur Utama Badan Urusan Logistik (Bulog) Budi Waseso mengklaim hal itu menjamin stok beras aman dan tidak terjadi permainan harga. (CNN Indonesia/Dinda Audriene Muthmainah)
Jakarta, CNN Indonesia -- Direktur Utama Badan Urusan Logistik (Bulog) Budi Waseso memastikan stok beras dari Bulog masih aman hingga dua bulan ke depan. Ia juga berniat melibatkan operasi dengan TNI/Polri di sejumlah wilayah untuk memastikan stok beras aman.

"Yang pasti untuk dua bulan ke depan sangat sangat aman. Sehingga nanti stok beras itu ada di Polsek, Koramil jadi jelas aman. Bulog akan ngedrop beras-beras itu, jadi tidak ada yang mainkan harga," kata Budi saat ditemui di Monas, Jakarta, Jumat (4/5).

Buwas mengatakan untuk mengisi cadangan beras, dia akan memprioritaskan penyerapan gabah lokal ketimbang impor. Namun, masih ada sejumlah sistem yang harus diperbaiki dalam proses tersebut.



"Saya mulai benahi apa yang menghambat, termasuk pendistribusiannya, apa penyerapannya dari dalam negeri, bagaimana kita mengimpor yang betul-betul aman. Harganya tidak mahal sehingga sampai ke masyarakat juga murah gitu lho, jangan justru nanti impor yang kita makan," katanya.

Mantan Kepala Badan Narkotika Nasional itu juga memastikan masyarakat tak akan kesulitan membeli beras. Ia mengaku tengah mengkaji penyediaan beras di warung-warung kelontong maupun langsung di rumah warga.

"Saya sedang berpikir melakukan terobosan, perlu ada warung kelontong di masyarakat. Maka agen-agen harus bangun agen penjual penyedia beras yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Selama ini kan tidak," ujar Budi.

(ayp)