Menurutnya, angkatan tentara yang kuat dapat membuat pemberian bantuan terhadap korban bencana menjadi lebih cepat.
"Kalau ada bencana, kita bisa cepat kerahkan bantuan ke rakyat di mana pun," kata Prabowo dalam Rakernas Lembaga dakwah Islam Indonesia (LDII) di pondok pesantren Minhajurrosyidin, Jakarta, Kamis (10/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Prajurit TNI di lokasi gempa Palu.(Dok. Puspen TNI) |
Kata Prabowo, siapapun yang memimpin Indonesia mesti menyiapkan diri untuk menghadapi bencana. Salah satunya dengan memperkuat Tentara Nasional Indonesia semua matra.
Kedua gempa tersebut mengakibatkan banyak kerusakan sehingga banyak warga kehilangan tempat tinggal. Korban jiwa dan luka pun tidak sedikit.
Lombok dan Palu Belum sepenuhnya pulih, gempa bumi kembali terjadi di Situbondo, Jawa Timur, Kamis (11/10).
TNI telah menerjunkan ribuan personel untuk membantu korban gempa bumi di Palu, Sulawesi Tengah.
Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan hingga Kamis (11/10) sebanyak 7.107 anggota TNI diterjunkan membantu evakuasi korban. BNPB merinci jumlah tersebut terdiri dari Mabes TNI 60 orang, TNI AD 3.902 orang, TNI AL 2.147 orang dan TNI AU 998 orang.
Prajurit TNI di lokasi gempa Palu.(Dok. Puspen TNI)