KPK Sebut Irwandi Yusuf Nikah Siri dengan Model Steffy Burase

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 17/10/2018 17:04 WIB
KPK Sebut Irwandi Yusuf Nikah Siri dengan Model Steffy Burase Mantan model asal Manado, Fenny Steffy Burase, disebut sudah emnikah siri dengan Gubernur nonaktif Aceh Irwandi Yusuf, tersangka suap penggunaan Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) tahun anggaran 2018, di Jakarta, beberapa waktu lalu. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan Gubernur nonaktif Aceh Irwandi Yusuf telah menikah siri dengan tenaga ahli Aceh Marathon 2018 sekaligus model Fenny Steffy Burase pada 8 Desember 2017.

Hal tersebut tertuang dalam jawaban KPK atas gugatan praperadilan Irwandi Yusuf, yang dibacakan dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (17/10).

Proses nikah siri Irwandi dengan Steffy diungkap seorang saksi berinisial F yang dibacakan kuasa hukum KPK dalam sidang tersebut. F diperiksa sebagai saksi pada 6 September 2018, dalam kasus dugaan suap terkait penggunaan Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) tahun anggaran 2018.


F mengaku diberi kabar oleh Steffy bahwa diajak menikah oleh Irwandi. Pernikahan siri Irwandi dengan Steffy berlangsung di Hotel Ascott Jakarta, Jumat 8 Desember 2017.

F pun datang ke lokasi pernikahan sekitar pukul 11.00 WIB. Dia kemudian masuk ke sebuah kamar bertemu Steffy yang memakai baju gamis. Di lokasi, F menemui sekitar 15-20 orang laki-laki dan perempuan yang ada di ruangan tersebut.

"Di antaranya ada seorang laki-laki yang memakai jas, dan belakangan diketahui oleh saksi bahwa laki-laki tersebut adalah Irwandi Yusuf," kata kuasa hukum KPK membacakan jawaban gugatan, merujuk BAP saksi F, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Gubernur nonaktif Aceh Irwandi Yusuf, di gedung KPK, Jakarta, Kamis (5/7).Gubernur nonaktif Aceh Irwandi Yusuf, di gedung KPK, Jakarta, Kamis (5/7). (ANTARA FOTO/Reno Esnir)
Kuasa hukum KPK juga menguak BAP saksi J, yang diperiksa pada 13 September 2017, untuk menguatkan hubungan asmara Irwandi dengan Steffy. Pengakuan J membenarkan Irwandi dan Steffy telah menikah siri, pada 8 Desember 2017.

"Saksi mengetahui hal tersebut karena saksi menghadiri acara akad nikah dan syukuran nikah mereka di salah satu apartemen di daerah Kebon Kacang di Jakarta," kata kuasa hukum KPK merujuk BAP J.

Pihak KPK juga melampirkan bukti elektronik berupa percakapan melalui WhatsApp yang dikirim Steffy ke istri Irwandi, Darwati A Gani. Melalui pesan singkat itu, Stefy meminta maaf ke Darwati sekaligus mengkonfirmasi soal restu nikah siri Irwandi.

Pengungkapan soal pernikahan siri ini dilakukan KPK untuk membuktikan keberadaan kiriman uang yang masuk ke rekening Irwandi sebesar Rp39 juta. Uang itu dikirim atas permintaan Steffy kepada Teuku Saiful Bahri, tanpa pengetahuan Irwandi selaku pemilik rekening.

Selain itu, berdasarkan BAP Teuku Saiful Bahri, menyebutkan bahwa ada paket di Dispora dengan pagu Rp3,2 miliar, yang ingin diikuti Rian. Adapun Rian merupakan anak buah Steffy di PT Erol Perkasa Mandiri. Rian pun menyampaikan ada pesan dari Irwandi.

Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (CNN Indonesia/Andry Novelino)
"Berdasarkan uraian sebagaimana tersebut di atas, menunjukkan kedekatan hubungan antara Pemohon (Irwandi) dengan Steffy Burase, keleluasaan Steffy Burase dalam meminta sejumlah uang kepada Teuku Saiful Bahri dan adanya pesan dari Pemohon mengenai proyek Dispora dengan pagu Rp3,2 miliar," ujar kuasa hukum KPK.

Dalam kasus dugaan suap penggunaan DOKA 2018, Irwandi ditetapkan sebagai bersama Bupati nonaktif Bener Meriah Ahmadi, Teuku Syaiful Bahri, dan Hendri Yuzal terkait dengan suap penggunaan DOKA tahun anggaran 2018.

Dia diduga menerima Rp500 juta, bagian jatah Rp1,5 miliar dari Ahmadi. Uang yang diterima Irwandi itu diduga telah digunakan untuk pembayaran medali dan pakaian kegiatan Aceh Marathon 2018. Atas penetapan tersangka ini, Irwandi pun mengajukan permohonan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Tak hanya kasus dugaan suap, Irwandi juga ditetapkan sebagai tersangka gratifikasi terkait pembangunan proyek Dermaga Sabang tahun 2006-2011. Irwandi dijerat bersama Izil Azhar, orang kepercayaannya.

Mereka berdua diduga menerima gratifikasi sebesar Rp32 miliar dari proyek Dermaga Sabang itu. Ditengarai Irwandi tak melaporkan penerimaan duit itu kepada Direktorat Gratifikasi KPK.

(fra/arh)