Caleg yang Kampanye Berseragam Polri di Sumsel Kader Berkarya

Tim, CNN Indonesia | Jumat, 19/10/2018 01:58 WIB
Caleg yang Kampanye Berseragam Polri di Sumsel Kader Berkarya Umbul-umbul Partai Berkarya meramaikan jalanan. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Palembang, CNN Indonesia -- Calon anggota DPR RI yang diduga berkampanye berseragam kedinasan Polri di Sumatera Selatan diketahui merupakan kader Partai Berkarya.

Hal tersebut pun dibenarkan Ketua DPW Sumsel Partai Berkarya Islah Taufik. Dia juga mengatakan sang kader sudah purnawirawan dari polri.

"Komisaris (Purn) S itu kader partai kita yang mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI di dapil Sumsel 1 dengan nomor urut 3. Betul dia pensiunan polisi," ujar Islah, Kamis (18/10).



Islah mengatakan, S bergabung dengan partainya setelah pensiun dininya disetujui Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnain Adinegara. Islah menegaskan setelah S resmi menjadi caleg, statusnya sebagai anggota polri sudah tidak lagi berlaku.

"Syaratnya lengkap, dilampirkan juga itu surat pensiun dininya, makanya lolos seleksi dan masuk DCT. Yang periksa kan KPU pusat pasti sangat teliti," jelas Islah soal kegiatan politik S bersama partai yang dipimpin Ketua Umum Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto tersebut.

Terkait kegiatan kampanye dengan mengenakan seragam kedinasan Polri, Islah mengaku pihaknya tak mengetahui tindakan S tersebut.

"Tentu dia sudah berstatus sebagai masyarakat biasa, sipil, saat mencalonkan diri. Saya sebagai ketua partai, soal kampanye pakai seragam polisi itu tidak tahu saya, tidak tahu sama sekali," ungkapnya.

Apabila benar terbukti S mengenakan seragam dinas Polri untuk kampanye, Islah mengatakan pihaknay tak akan memberikan sanksi keras kecuali teguran.

"Institusi polri bisa memberikan teguran. Untuk penyelidikan ini saya serahkan seluruhnya ke Polda Sumsel. Nanti akan kita berikan teguran untuk tidak melakukan hal tersebut lagi," kata Islah.

Islah pun mengimbau agar seluruh kader Partai Berkarya Sumsel untuk tidak melakukan hal yang serupa. Seluruh kader harus menanggalkan atribut tempat mereka bekerja sebelumnya, dan hanya mengenakan atribut partai saat berkampanye.

"Saya harap tidak ada lagi yang seperti ini dilakukan caleg lain dari partai kita," harapnya.

Sebelumnya diketahui, Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnain Adinegara mendapatkan laporan adanya mantan anak anggota polri yang bertugas di Polda Sumsel berkampanye menggunakan atribut lengkap polri.

Hal tersebut sudah mulai diselidiki Bidang Propam Polda Sumsel dan yang bersangkutan akan segera dipanggil untuk dimintai keterangan.

(idz/kid)