Mardani berpendapat debat yang selama ini digelar tidak memberi banyak ruang untuk menggali kapasitas sesungguhnya dari kandidat capres-cawapres.
"Just speak up three big issues, economy, social, politic. Bahas habis-habisan, jangan cuma dua jam, enam jam. Dangdut saja banyak yang nonton," ucap Mardani dalam diskusi yang digelar Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) di Jakarta, Selasa (23/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, ia menyarankan pembatasan pendukung yang datang guna mencegah keributan.
Sementara, Sekretaris Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto, mengatakan kubunya tak sepakat dengan usulan Mardani.
Menurut dia masyarakat bisa menggali kapasitas kandidat dari rekam jejak selama ini.
"Berlebihanlah, kita mencari pemimpin bukan dari aspek keterampilan berbicara, tapi dari komitmen, dari rekam jejak, dari satunya kata dan perbuatan," ucapnya.
Hingga saat ini, KPU telah merencanakan akan ada lima debat kandidat pada Pilpres 2019. Ada tiga format yang akan digelar, yakni debat capres-cawapres, debat capres, dan debat cawapres.