Massa Bawa Spanduk 'Bubarkan Banser' di Aksi Bela Tauhid

CNN Indonesia | Jumat, 26/10/2018 13:47 WIB
Massa Bawa Spanduk 'Bubarkan Banser' di Aksi Bela Tauhid Massa aksi bela kalimat tauhid berkumpul di Patung Kuda sebelum bergerak ke depan gedung Kemenkopolhukam, Jakarta. (CNN Indonesia/Priska Sari Pratiwi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Massa Aksi Bela Tauhid mulai bergerak dari patung kuda di Jalan Thamrin, menuju kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (26/10).

Pantauan CNNIndonesia.com, pukul 13.32 WIB, massa menyerukan salawat dan lagu aksi bela Islam. Selain itu, massa membawa spanduk bertuliskan 'Ayo bubarkan Anshor & Banser NU'.

Massa yang diperkirakan berjumlah seribu lebih, juga mengibarkan bendera kalimat tauhid, dan beberapa kali menyerukan takbir. Sejumlah peserta aksi juga membawa anak-anak kecil.


Mereka menuntut pemerintah mengusut tuntas oknum GP Ansor yang diduga menjadi pelaku pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid.
Massa terus bertambah di depan gedung Kemenkopolhukam dan memenuhi Jalan Medan Merdeka Barat. Massa sebelumnya berangkat dari Masjid Istiqlal melalui gerbang masjid yang berhadapan dengan pintu depan Katedral menuju ke arah Lapangan Banteng.

Mereka berkumpul di Patung Kuda sebelum memulai aksi di kantor Kemenko Polhukam. Ribuan anggota polisi dan TNI mengawal aksi ini.

Adanya aksi bela tauhid ini, polisi kemudian menutup jalan Medan Merdeka Barat, dan hanya menyisakan jalur Bus TransJakarta. Namun jalur untuk bus transjakarta tetap dibuka.

Berdasarkan informasi yang diperoleh CNNIndonesia.com, Menkopolhukam Wiranto saat ini tidak berada di kantor.

Wiranto dikabarkan bertolak ke Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (26/10).
(pris/ugo)