Adapun suhu udara di Jakarta berkisar antara 24 hingga 33 derajat celcius dengan kelembapan antara 70 hingga 90 persen.
Sementara dari prakiraan cuaca Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi turun di sejumlah wilayah antara lain Kebayoran Baru, Setiabudi, Jatinegara, Tebet, Kramat Jati, Tanah Abang, Menteng, Matraman, Pulo Gadung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dan dapat meluas ke wilayah Tarumajaya, Gambir, Tamansari, Tambora, Penjaringan, Kembangan, Palmerah, Kebayoran Lama, Cengkareng, Cipayung, Pasar Rebo, Jaga Karsa," demikian keterangan BPBD DKI di laman resminya.
Hujan pada Minggu malam di Jakarta memunculkan genangan air di Kuningan Timur, Kemang, Jati Pulo, dan Cipinang Besar Selatan. Ketinggian genangan bervariasi antara 15 hingga 30 cm.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan menghadapi musim hujan tahun ini, Pemprov DKI telah mengerahkan 192 alat berat untuk mengeruk sungai. Anies juga menegaskan pihaknya tak akan melanjutkan program betonisasi sungai seperti dilakukan gubernur DKI sebelumnya.
Anies menyampaikan betonisasi sudah tidak dilakukan karena Pemprov DKI berencana untuk melakukan naturalisasi sungai, yakni dengan mengembalikan ekosistem seperti semula.
"Kanan kirinya ditumbuhkan sebagai ekosistem yang natural, karena itu Anda tidak temukan betonisasi," ucap Anies.
"Ada beberapa wilayah yang masih on progress dalam pembebasan lahannya, itu memang PR," katanya.
Sementara itu Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) mengatakan ada sekitar 129 kelurahan di ibu kota yang berpotensi terendam banjir saat musim hujan tahun ini,
Kepala BBWSCC Bambang Hidayah mengatakan kelurahan yang berpotensi terendam banjir tersebut berada di sekitar aliran sungai yang ada di Jakarta.
"[Kelurahan yang berpotensi terendam banjir] di sekitar kali-kali itu, Ciliwung, Angke, Pesanggrahan," kata Bambang. (wis)