Hari Kedua, Penyelam dan KRI Dikerahkan Cari Korban JT-610

CNN Indonesia | Selasa, 30/10/2018 07:27 WIB
Hari Kedua, Penyelam dan KRI Dikerahkan Cari Korban JT-610 Proses pencarian korban pesawat Lion Air JT-610 kembali dimulai pagi ini, Selasa (30/10), pukul 06.00 WIB. (RESMI MALAU / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Proses pencarian korban insiden pesawat Lion Air JT-610 dilanjutkan hari ini di posko pencarian di JICT, Tanjung Priok, Jakarta. Tim gabungan mengerahkan sejumlah penyelam dalam proses pencarian hari kedua ini, Selasa (30/10).

Laporan reporter CNN Indonesia TV di Tanjung Priok, Fitria Sungkar mengatakan pencarian dimulai sejak pukul 06.00 WIB. Fokus pencarian adalah mencari korban baik penumpang maupun kru pesawat nahas tersebut.

Selain mengerahkan para penyelam, pencarian hari ini juga akan dibantu oleh TNI Angkatan Laut yang akan mengerahkan sejumlah KRI yang dilengkapi teknologi sonar. Pengerahan KRI ini selain untuk mencari korban juga menemukan puing badan pesawat Lion Air JT-610.


Proses evakuasi telah dilakukan sejak kemarin. Tim evakuasi sejauh ini telah menemukan puing atau patahan pesawat dan barang-barang pribadi termasuk kartu identitas diduga milik korban penumpang pesawat. 

Para penyelam dikerahkan di hari kedua proses pencarian korban pesawat Lion Air JT-610. (REUTERS/Willy Kurniawan)
Selain itu tim evakuasi juga telah menemukan sebagian jenazah diduga penumpang pesawat Lion Air JT-610. Pihak Lion Air kemarin mengatakan sudah ada 24 kantong jenazah korban insiden JT-610.

Jenazah para korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk kemudian dilakukan proses identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri.

Pencarian terhadap korban tak hanya dilakukan di Tanjung Priok. Pencarian juga dilakukan di Karawang, tepatnya di Perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.

Basarnas Jawa Barat mengatakan bahwa pencarian korban akan dilakukan selama tujuh hari setelah kejadian atau sesuai dengan prosedur tetap. Waktu pencarian itu bisa diperpanjang tergantung kondisi di lapangan.

Sementara itu pihak Lion Air telah menerbangkan ratusan keluarga korban JT-610 dari Pangkal Pinang ke Jakarta. Mereka diterbangkan untuk membantu proses identifikasi korban yang sudah ditemukan.

(wis/wis)