Politikus Partai Gerindra ini menjelaskan kedatangannya ke Balai Kota untuk menjajaki upaya kerja sama antara yayasan miliknya yakni Parinama Astha (ParTha) dengan Pemprov DKI. Ia menyampaikan yayasan miliknya itu berfokus pada masalah perdagangan manusia.
"Jadi kita ke sini membahas untuk mendukung upaya Pemprov untuk melawan perdagangan orang di Jakarta," ucap Sara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami mau offer menjadi operator, untuk providing pemulihan untuk korban perdagangan orang," ujar Sara.
"Saya tidak tahu apa-apa nih soal pertemuan-pertemuan, saya sudah lagi sibuk ngurusin anak, untuk pertemuan itu mohon maaf saya beneran enggak tahu," ujar Sara.
Sara juga mengaku tak memiliki kepentingan maupun ambisi dalam proses pengisian kursi DKI 2 yang ditinggalkan Sandiaga Uno.
"Tapi untuk saat ini saya pribadi bukan yang mengajukan diri. Saya menyadari, saya pun juga siapa dan kemampuan saya masih jauh dan saya masih harus banyak belajar," ujarnya.
Sebelumnya, nama Sara sempat diisukan menjadi salah satu kandidat untuk mengisi posisi Wagub DKI. Munculnya nama Sara kala itu berdasarkan aspirasi dari sayap Partai Gerindra. (dis/osc)