Total korban yang teridentifikasi itu terdiri dari 64 jenazah berjenis kelamin laki-laki dan 21 jenazah lainnya berjenis kelamin perempuan.
"Teridentifikasi 85 individu," kata Kepala Bidang DVI Pusdokkes Polri Komisaris Besar Lisda Cancer dalam siaran pers yang diterima CNNIndonesia.com, Rabu (14/11).
Lisda mengatakan sampai saat ini RS Polri telah menerima total 195 kantong jenazah. Seluruhnya, menurut dia, sudah diperiksa oleh tim DVI Polri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jumlah data antemortem yang teverifikasi adalah 189," ujar Lisda.
Dia menuturkan sampel DNA korban bakal terus berkurang baik kualitas maupun kuantitasnya seiring berjalannya waktu.
"Busuk [kendalanya], tentunya namanya ini kan terendam air, nah udah lama juga," ujar Lisda di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (12/11).
Lisda mengatakan pihaknya bakal terus mencari sampel DNA dari bagian-bagian tubuh yang belum membusuk.
(mts/gil)