Korban Lion Air PK-LQP yang Teridentifikasi Mencapai 85 Orang

CNN Indonesia | Rabu, 14/11/2018 13:12 WIB
Korban Lion Air PK-LQP yang Teridentifikasi Mencapai 85 Orang Tim DVI Polri telah mengidentifikasi 85 jenazah korban pesawat PK-LQP yang tenggelam di perairan Karawang. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tim Disaster Victim Identification Pusat Kedokteran dan Kesehatan (DVI Pusdokkes) Polri telah mengidentifikasi sebanyak 85 jenazah korban kecelakaan pesawat Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT-610 yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat hingga Rabu (14/11) pukul 08.00 WIB atau h+17 pascakejadian.

Total korban yang teridentifikasi itu terdiri dari 64 jenazah berjenis kelamin laki-laki dan 21 jenazah lainnya berjenis kelamin perempuan.

"Teridentifikasi 85 individu," kata Kepala Bidang DVI Pusdokkes Polri Komisaris Besar Lisda Cancer dalam siaran pers yang diterima CNNIndonesia.com, Rabu (14/11).

Lisda mengatakan sampai saat ini RS Polri telah menerima total 195 kantong jenazah. Seluruhnya, menurut dia, sudah diperiksa oleh tim DVI Polri.


Sementara itu, untuk data antemortem yang sudah dilaporkan sebanyak 256 pelapor. Secara rinci, data antemortem diterima dari RS Polri sebanyak 213 pelapor dan dari Polda Bangka Belitung sebanyak 43 pelapor.

"Jumlah data antemortem yang teverifikasi adalah 189," ujar Lisda.

Sebelumnya, Lisda mengaku pihaknya akan tetap mengecek sampel DNA korban kecelakaan pesawat Lion Air PK-LQP meski bagian tubuh sudah rusak.

Dia menuturkan sampel DNA korban bakal terus berkurang baik kualitas maupun kuantitasnya seiring berjalannya waktu.

"Busuk [kendalanya], tentunya namanya ini kan terendam air, nah udah lama juga," ujar Lisda di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (12/11).

Lisda mengatakan pihaknya bakal terus mencari sampel DNA dari bagian-bagian tubuh yang belum membusuk.

(mts/gil)