Kepala Bidang DVI Pusdokkes Polri Komsaris Besar Lisda Cancer mengatakan sampel DNA korban bakal terus berkurang baik kualitas maupun kuantitasnya seiring berjalannya waktu.
"Busuk [kendalanya], tentunya namanya ini kan terendam air, nah udah lama juga," ujar Lisda di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (12/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya kita usahakan untuk mencari, kita diamkan, biasanya bagian busuk di luar-luar, kita cari yang masih kita bisa periksa," tuturnya.
"Kalau kita ulang kita butuh waktu delapan hari lagi," tuturnya.
Selain itu, Lisda mengatakan pihaknya sudah memperoleh 666 sampel DNA. Ke-666 sampel DNA itu masih diidentifikasi oleh tim DVI Polri.
Lihat juga:Menhub Rombak Ditjen Perhubungan Udara |
Sebelumnya, Tim DVI Polri telah mengidentifikasi sebanyak 79 orang penumpang pesawar Lion Air bernomor penerbangan JT-610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang. Sementara, jumlah penumpang yang terdaftar mencapai 189 orang.
(sah/arh)