Jurkam Jokowi Respons Tudingan Sebar Duit Berstempel Prabowo

CNN Indonesia | Kamis, 15/11/2018 11:23 WIB
Jurkam Jokowi Respons Tudingan Sebar Duit Berstempel Prabowo Raja Juli Antoni, Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin, Raja Juli Antoni, menyebut tudingan bahwa pihaknya telah melancarkan kampanye hitam dengan mengedarkan uang berstempel capres nomor urut 02 Prabowo Subianto sebagai fitnah yang keji.

Hal itu ia katakan untuk merespons tudingan politikus Partai Gerindra Andre Rosiade yang menyatakan serangan uang itu dilakukan oleh kubu Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Saya lebih menyesalkan tuduhan keji kubu Prabowo-Sandi, yang memfitnah TKN di belakang peredaran uang tersebut," kata Antoni saat dihubungi CNNIndonesia.com lewat pesan singkat, Kamis (15/11).


Diketahui, uang kertas rupiah berstempel Prabowo beredar di masyarakat. Di pinggir uang itu ada stempel berbentuk lingkaran bertuliskan Prabowo: Satria Piningit, Heru Cakra Ratu Adil.

Sekjen PSI itu sudah tak heran lagi dengan berbagai tudingan yang asal-asalan dan tak sesuai fakta dari kubu Prabowo-Sandiaga itu. Hal tersebut disebut menjadi kebiasaan politik dari kubu lawan yang sudah terbiasa memanipulasi data dan fakta demi kekuasaan.

"Sekarang tanpa bukti data dan fakta mereka fitnah kembali kami. Memang bawaan orok kali ya?" ucap dia.

Tak berhenti sampai disitu, Antoni turut menilai kubu Prabowo-Sandiaga kerap menggunakan data-data soal kondisi ekonomi Indonesia seperti kemiskinan, pengangguran dan kesenjangan yang tak objektif demi kekuasaan.

Oleh karenanya, ia pun menyarankan agar tim sukses Prabowo-Sandiaga bisa melakukan konfirmasi dan objektif dalam melihat fakta yang sebenarnya

"Ini kebiasaan Pak Prabowo dan Sandi. Berspekulasi bahkan memanipulasi data dan fakta," kata dia.

Terpisah, Juru Bicara TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Ace Hasan Syadzily menegaskan bahwa tuduhan kampanye hitam tersebut tak berdasar.

Ia menegaskan bahwa tim sukses Jokowi-Ma'ruf Amin tak pernah melakukan cara kampanye hitam demi menjatuhkan pihak lawan di Pilpres.

"Tuduhan itu tidak berdasar. Apa buktinya kami yang membuat stempel uang Prabowo itu. Kami tidak menggunakan cara-cara seperti itu," kata Ace saat dihubungi kemarin.

(rzr/arh)