Hal itu ia katakan untuk merespons tudingan politikus Partai Gerindra Andre Rosiade yang menyatakan serangan uang itu dilakukan oleh kubu Jokowi-Ma'ruf Amin.
"Saya lebih menyesalkan tuduhan keji kubu Prabowo-Sandi, yang memfitnah TKN di belakang peredaran uang tersebut," kata Antoni saat dihubungi CNNIndonesia.com lewat pesan singkat, Kamis (15/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekjen PSI itu sudah tak heran lagi dengan berbagai tudingan yang asal-asalan dan tak sesuai fakta dari kubu Prabowo-Sandiaga itu. Hal tersebut disebut menjadi kebiasaan politik dari kubu lawan yang sudah terbiasa memanipulasi data dan fakta demi kekuasaan.
Oleh karenanya, ia pun menyarankan agar tim sukses Prabowo-Sandiaga bisa melakukan konfirmasi dan objektif dalam melihat fakta yang sebenarnya
"Ini kebiasaan Pak Prabowo dan Sandi. Berspekulasi bahkan memanipulasi data dan fakta," kata dia.
Lihat juga:Jokowi Minta Politik Kebohongan Diakhiri |
Ia menegaskan bahwa tim sukses Jokowi-Ma'ruf Amin tak pernah melakukan cara kampanye hitam demi menjatuhkan pihak lawan di Pilpres.
"Tuduhan itu tidak berdasar. Apa buktinya kami yang membuat stempel uang Prabowo itu. Kami tidak menggunakan cara-cara seperti itu," kata Ace saat dihubungi kemarin.
(rzr/arh)