KPK Juga Periksa Komut Bank Mandiri dalam Kasus Century

CNN Indonesia | Kamis, 15/11/2018 23:52 WIB
KPK Juga Periksa Komut Bank Mandiri dalam Kasus Century Komisaris Utama Bank Mandiri, Hartadi Agus Sarwono turut diperiksa KPK dalam kasus Bank Century. Foto: CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan
Jakarta, CNN Indonesia -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut memeriksa Komisaris Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Hartadi Agus Sarwono. Hartadi diminta keterangannya terkait penyelidikan kasus dugaan korupsi Bank Century.

Hartadi diketahui datang lebih awal dari mantan Wakil Presiden Boediono. Hartadi diperiksa sekitar tiga jam. Dia diminta keterangannya dalan kapasitas sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Bidang 3 Kebijakan Moneter. Hartadi keluar dari ruang pemeriksaan sekitar pukul 12.25 WIB.

"Saya dipanggil untuk diminta keterangan, khususnya klarifikasi terhadap hasil pemeriksaan yang lalu-lalu aja," kata Hartadi, di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (15/11).



Pria yang menjabat sebagai Komisaris Utama Bank Mandiri sejak Agustus 2017 lalu itu mengaku tak ada perubahan dari pemeriksaan sebelumnya. Menurutnya, tak ada pertanyaan baru yang disampaikan penyelidik KPK.

Meskipun demikian, Hartadi mengakui pada pemeriksaan sebelumnya sempat ditanya masalah pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik.

"Sudah tidak pertanyaan lagi, hanya klarifikasi yang lama-lama saja. Iya sama, sama (seperti yang sebelumnya)," ujarnya.


Selain Hartadi, penyelidik KPK juga meminta keterangan Boediono. Namun, selepas diperiksa sekitar 3,5 jam, Boediono enggan memberikan keterangan kepada awak media. Dia memilih bungkam dan langsung meninggalkan Gedung KPK.

Nama Hartadi dan Boediono sendiri muncul dalam putusan kasasi mantan Deputi Gubernur BI Bidang 4 Pengelolaan Moneter dan Devisa, Budi Mulya.

Mereka berdua disebut bersama-sama Budi Mulya melakukan korupsi pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik.

KPK Juga Periksa Komut Bank Mandiri dalam Kasus CenturyMantan Wakil Presiden Boedino. Foto: CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan


Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyatakan pemeriksaan Boediono dilakukan untuk mendalami fakta-fakta yang muncul dalam persidangan maupun berkas putusan Budi Mulya.

"Tentu masih terkait dengan fakta-fakta yang muncul di sidang dengan terdakwa Budi Mulya atau hal lain yang diperlukan dan relevan," kata Febri.

Dalam kasus dugaan korupsi pemberian FPJP dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik, lembaga antirasuah itu baru menjerat Budi Mulya. Mantan Deputi Gubernur BI Bidang 4 Pengelolaan Moneter dan Devisa itu divonis 15 tahun penjara oleh Mahkamah Agung (MA), di tingkat kasasi. (fra/ain)