Saat berpidato dalam acara pembukaan pembekalan caleg DPR PDIP di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Mega berkata kubu Prabowo-Sandiaga lebih banyak melempar kritik ketimbang program.
"Saya bilang kenapa di pihak sana tidak juga mengatakan 'program saya adalah ini'. Saya belum pernah dengar lho, apa yang akan dilakukan, menjalankan program seperti apa, saya tidak tahu," ujar Megawati, Kamis (15/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menganggap strategi itu berbahaya karena Trump membuat kebenaran sebagai angin lalu.
"Terus ini mau meniru Trump. Ketika Trump terpilih saya sudah bilang 'waduh gawat nih kalau Amerika kayak begini'. Yang disebut-sebut post-truth, sebuah kebenaran yang sepertinya lewat begitu saja," ujarnya.
"Secara politik Amerika ini sekarang cepat berubah, belum ada 2 tahun. Kenapa? Tidak bisa gaya seorang pemimpin itu sekarang, di mana pun, tidak bisa tidak menyentuh nurani rakyatnya," ujar Megawati.
Atas hal itu, Megawati mengimbau kader PDIP untuk memberi pencerahan kepada rakyat yang menurutnya kerap dibodohi.
"Pilihan terserah, tapi yang benar jangan asal ikut-ikutan membawa kalau di Indonesia. Saya tidak tahu kalau di tempat lain, tapi kalau di Indonesia maka yang harus dilakukan adalah sesuai ke-Indonesiaan kita," tutur Megawati. (jps/wis)