Jokowi, kepada para ulama, mengatakan ia bisa menjadi Presiden hanya karena berkat Allah. Ia menegaskan bukan tokoh atau elite politik yang mempunyai kesempatan besar menjadi orang nomor satu di Indonesia.
"Saya bukan elite politik, ketua partai, atau kaya raya. Saya harus blak-blakan sekarang kalau saya kemudian diberi amanat untuk Presiden di 2014 bukan karena siapa-siapa tetapi karena kehendak Allah," tutur Jokowi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Empat tahun ini banyak isu tapi saya tidak pernah jawab. Mumpung bertemu ulama saya ingin sampaikan," ucapnya.
Mengenai PKI, mantan Wali Kota Solo ini juga kembali mengungkapkan dirinya tak mungkin anggota PKI sebab masih balita ketika partai yang dipimpin D.N Aidit ini dibubarkan.
"Keluarga saya muslim, keluarga besar orang tua saya muslim, dan keluarga besar kakek nenek saya muslim," tuturnya.
Menurutnya, selama ini ia mengemban tugasnya sesuai amanat masyarakat yang dipercayakan kepadanya dan untuk kepentingan nasional.
"Jadi saya jalani biasa-biasa saja. Saya sabar sabar sabar. Ya Allah sabar tapi jawab seperti ini juga boleh kan," ujar mantan Gubernur DKI Jakarta ini.
Usai berdialog, Presiden Jokowi menunaikan salat isya bersama para ulama. Setelah itu, mereka berjalan bersama ke Ruang Garuda, Istana Bogor guna memperingati Maulid Nabi SAW bersama puluhan anak yatim dari Bogor dan Jakarta.