Jokowi Peringati Maulid Nabi Bersama Ulama dan Anak Yatim

CNN Indonesia | Rabu, 21/11/2018 21:34 WIB
Jokowi Peringati Maulid Nabi Bersama Ulama dan Anak Yatim Presiden Joko Widodo. (CNN Indonesia TV)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo memperingati Maulid Nabi SAW 1440 Hijriah/2018 Masehi di Kompleks Istana Bogor, Rabu (21/11) malam. Peringatan diawali dengan dialog bersama sekitar 60 ulama dari Kota Bogor di Masjid Baitussalam, Istana Bogor.

Jokowi, kepada para ulama, mengatakan ia bisa menjadi Presiden hanya karena berkat Allah. Ia menegaskan bukan tokoh atau elite politik yang mempunyai kesempatan besar menjadi orang nomor satu di Indonesia.

"Saya bukan elite politik, ketua partai, atau kaya raya. Saya harus blak-blakan sekarang kalau saya kemudian diberi amanat untuk Presiden di 2014 bukan karena siapa-siapa tetapi karena kehendak Allah," tutur Jokowi.


Dalam kesempatan itu, ia kembali menyinggung isu-isu yang menyerangnya saat tahun politik. Mulai dari isu dirinya antek asing hingga anggota Partai Komunisme Indonesia (PKI).

"Empat tahun ini banyak isu tapi saya tidak pernah jawab. Mumpung bertemu ulama saya ingin sampaikan," ucapnya.
Ia mengatakan Blok Mahakam dan Blok Rokan yang selama ini dikuasai asing sudah diambil alih pemerintah 100 persen dan kini dipegang PT Pertamina. Pemerintah Indonesia juga kini memegang 51 persen saham PT Freeport Indonesia.

Soal antek asing, Jokowi turut menyinggung permasalahan tenaga kerja asing menyerbut Indonesia. Berdasarkan data imigrasi yang ia terima, TKA di Indonesia hanya 0,03 persen dari seluruh penduduk Indonesia.

Mengenai PKI, mantan Wali Kota Solo ini juga kembali mengungkapkan dirinya tak mungkin anggota PKI sebab masih balita ketika partai yang dipimpin D.N Aidit ini dibubarkan.

"Keluarga saya muslim, keluarga besar orang tua saya muslim, dan keluarga besar kakek nenek saya muslim," tuturnya.

Menurutnya, selama ini ia mengemban tugasnya sesuai amanat masyarakat yang dipercayakan kepadanya dan untuk kepentingan nasional.

"Jadi saya jalani biasa-biasa saja. Saya sabar sabar sabar. Ya Allah sabar tapi jawab seperti ini juga boleh kan," ujar mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Usai berdialog, Presiden Jokowi menunaikan salat isya bersama para ulama. Setelah itu, mereka berjalan bersama ke Ruang Garuda, Istana Bogor guna memperingati Maulid Nabi SAW bersama puluhan anak yatim dari Bogor dan Jakarta.
(ugo/ugo)