Delapan Tahanan Pesta Sabu di Rutan Mapolres Semarang

CNN Indonesia | Jumat, 23/11/2018 16:49 WIB
Delapan Tahanan Pesta Sabu di Rutan Mapolres Semarang ilustrasi tahanan narkotika. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sebanyak delapan orang narapidana tepergok berpesta sabu di dalam sel tahanan Polrestabes Semarang. Mereka mengisap sabu saat akan dibawa untuk dititipkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kedungpane, Semarang, Kamis (22/11).

Pesta sabu itu terungkap dari kecurigaan petugas Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) Polres Semarang yang sudah menyiapkan mobil tahanan untuk membawa mereka. Namun tahanan yang akan dibawa tak juga masuk ke mobil.

Petugas pun mencoba masuk melihat ke area ruang tahanan. Tiba-tiba di sel nomor 9, delapan tahanan yang akan dibawa ke Lapas Kedungpane berlarian keluar.
Saat diperiksa, di dalam sel nomor 9 tersebut didapati alat isap sabu atau bong dan sisa sabu di pipet.


"Benar itu terjadi kemarin. Saat ini kami masih sedang melakukan pemeriksaan terhadap 8 orang itu," kata Kasat Narkoba Polrestabes Semarang AKBP Sidiq Hanafi, Jumat (23/11).

Delapan tahanan itu merupakan tahanan kasus narkoba namun berbeda ruangan sel.

Sel nomor 9 yang digunakan sebagai tempat pesta sabu sendiri selama ini merupakan ruang penjara yang jarang diisi.

"Mereka berdelapan ini saling kenalnya ya baru saat di dalam sel. Untuk ruang tahanan kasus narkoba kan sel-nya sendiri, tidak campur dengan tahanan kasus pidana umum," kata Hanafi.

Polisi hingga kini masih mendalami asal sabu yang dikonsumsi tahanan tersebut. Jika sabu tersebut masuknya dikirimkan orang yang menjenguk dengan cara disembunyikan lewat makanan atau barang yang diberikan, diduga terdapat unsur kelalaian atau kesengajaan dari petugas yang melakukan penjagaan dan pemeriksaan barang untuk para tahanan.

"Mereka belum mau membuka itu barang dari mana. Ini lagi terus kita dalami," kata Hanafi.
(dmr)