Natal-Tahun Baru, Polri Antisipasi Teror di Rumah Ibadah

CNN Indonesia | Selasa, 27/11/2018 03:23 WIB
Natal-Tahun Baru, Polri Antisipasi Teror di Rumah Ibadah Ilustrasi perayaan tahun baru. (AFP PHOTO / BAY ISMOYO)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengantisipasi serangan terorisme jelang perayaan Hari Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 di sejumlah tempat ibadah. Antisipasi juga dilakukan pada lokasi wisata yang diprediksi akan dipadati masyarakat.

Antisipasi Polri dilakukan bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam melakukan langkah-langkah antisipasi serangan teror ini.

"Tempat ibadah, kemudian tempat keramaian, dan tempat wisata semuanya masuk dalam pantauan pengamanan," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo di Menara 165, Jakarta Selatan, Senin (26/11).




Dia menerangkan semua tempat ibadah di Indonesia akan dilakukan pengamanan secara maksimal jelang perayaan Hari Natal 2018. Dedi mengatakan, polisi ingin menjamin keamanan umat Kristen agar dapat melaksanakan ibadah dengan damai dan aman.

"Semua tempat ibadah kami lakukan pengamanan secara maksimal dalam rangka menjamin saudara kita umat Kristiani menjalankan ibadah," ujar Dedi.

Namun, Dedi itu belum dapat membeberkan data jumlah personel yang akan diterjunkan dalam pengamanan Natal 2018 dan Tahun 2019. Menurutnya, informasi tersebut akan disampaikan oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian secara langsung.



"Jumlah personel belum, baru tanggal 10 (Desember) nanti lngsung disampaikan Kapolri dan memimpin kepada seluruh kapolda dalam rangka fokus mengamankan kegiatan masyarakat di akhir tahun," ucapnya.

Tito sendiri mengumpulkan seluruh jajarannya yang menjabat sebagai kepala satuan kepolisian tingkat daerah (kapolda) untuk melakukan analisa dan evaluasi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat jelang akhir tahun di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Mabes Polri, Jakarta Selatan pada Senin (26/11).

Dedi berkata, Tito dan seluruh jajaran Polri ingin fokus untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi seluruh agenda pemerintah dan masyarakat sampai akhir tahun.

"Rapat dipimpin Kapolri tentang anev (analisa dan evaluasi) situasi keamanan dan ketertiban masyarakat jelang akhir tahun," tutur Dedi. (ain)