Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan dua buronan itu membantu dua pelaku yang sudah ditangkap sebelumnya, M Nurhadi dan istri.
"Masih ada dua tersangka lagi yang sedang dikejar timsus. Satu yang membantu memasukkan korban dari TKP, ke mobil, lalu membuangnya. Satu lagi penadah mobil hasil kejahatan dua tersangka," ujar Dedi saat ditemui di RS Polri, Jakarta, Jumat (23/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Pembunuh Dufi Telah Susun Rencana Sebelumnya |
Dia membantah pembunuhan bermotif utang piutang ataupun terkait investigasi proyek Esemka seperti kabar yang beredar.
Lihat juga:Terduga Pembunuh Dufi Terancam Hukuman Mati |
Setelah ditelusuri kepolisian, diketahui pembunuhan Dufi dilakukan oleh Nurhadi di sebuah rumah kontrakan milik Laksmi di Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Bogor. Dufi dibunuh pukul 14.00 WIB, Sabtu (17/11).
Setelah Dufi meninggal, Nurhadi memasukan mayatnya ke dalam drum plastik warna biru di kawasan Klapanunggal, Bogor.
(arh)