Anies Tak Ingin Warga Terganggu Pembangunan Tanggul Laut

CNN Indonesia | Kamis, 29/11/2018 05:06 WIB
Anies Tak Ingin Warga Terganggu Pembangunan Tanggul Laut Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan tak ingin pembangunan tanggul pantai di Kamal Muara merugikan warga yang ada di sekitarnya.

"Pembangunan tanggul pantai penting, tapi jangan sampai merugikan masyarakat sekitar, utamanya para nelayan," ujar Anies saat meninjau pembangunan tanggul pantai di Kamal Muara, Jakarta Utara, Rabu (28/11) malam.

Sebagaimana diketahui, lokasi tanggul yang berdekatan dengan Pasar Ikan menjadi salah satu kendala yang ditemukan dalam proses pembangunan.


Namun, Anies mengaku bakal segera memanggil berbagai pihak terkait untuk mencari solusi agar pembangunan bisa dituntaskan tanpa merugikan nelayan di Pasar Ikan.

"Kita akan bicarakan dengan tata ruang dan Dinas SDA untuk menyiasati bagaimana caranya tanggul laut bisa terbangun dan kegiatan nelayan bisa terfasilitasi," tutur Anies. Dengan begitu, lanjutnya, aktivitas perekonomian perikanan juga bisa terfasilitasi.


Pembangunan tanggul pantai tersebut merupakan bagian dari proyek National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) fase A. Tanggul pantai di Kamal Muara rencananya akan dibangun sepanjang 300 meter.

"Pembangunan tanggul laut masih dalam pengerjaan, dan kita akan tuntaskan tahun ini. Masih ada 52 meter lagi yang harus kita selesaikan. Tahun depan kita akan teruskan lagi," jelas Anies.

Tujuan dari pembangunan tanggul pantai tersebut adalah untuk mengatasi banjir rob yang kerap melanda kawasan tersebut. Karenanya, Anies menjanjikan proyek tersebut bakal diselesaikan hingga tuntas.

Selain meninjau pembangunan tanggul pantai, Anies juga mengunjungi pemukiman warga di RW 04 Kamal Muara, Jakarta Utara, yang beberapa waktu lalu sempat terkena banjir rob.

Anies menyampaikan, banjir rob yang sempat menggenangi pemukiman warga tersebut telah tertangani dengan baik oleh para petugas di lapangan.

"Di jalanan secara umum sudah tidak ada air, itu menunjukkan tim bekerja sehingga air bisa tertarik dari jalan," kata Anies. (dis/asr)