Gerindra-PKS Tunda Pembahasan Calon Wagub Baru DKI

CNN Indonesia | Senin, 03/12/2018 14:02 WIB
Gerindra-PKS Tunda Pembahasan Calon Wagub Baru DKI Setelah Sandiaga Uno (kanan) memutuskan ikut kontestasi Pilpres 2019, kursi Wagub DKI kosong hingga kini. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Partai Gerindra dan PKS menunda uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon wakil gubernur DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno.

Awalnya, fit and proper test akan dilangsungkan pada Selasa (4/12). Namun seluruh anggota DPRD DKI Jakarta sedang melaksanakan bimbingan teknis (bimtek) di Semarang, Jawa Tengah, sepanjang pekan ini.

"Kita lagi di Semarang, bimtek (bimbingan teknis), saya sudah komunikasi dengan Pak Sakir [Ketua DPW DKI Jakarta PKS], ditunda minggu depan," ujar Anggota Tim Fit and Proper Test, Syarif saat dihubungi, Senin (3/12).



Syarif mengatakan agenda itu akan dijadwal ulang pada rentang Senin (10/12) dan Rabu (12/12). Nantinya fit and proper test bakal dilakukan di Kantor DPW DKI Jakarta PKS.

Syarif menyebut nantinya gelaran itu akan dilaksanakan secara santai. Pengujian pun, klaimnya, bakal dilakukan sembari minum kopi.

Hal itu, kata Syarif, dilakukan untuk sekaligus mengendurkan ketegangan Gerindra-PKS pasca Sandiaga Uno maju mendampingi Prabowo Subianto di Pilpres 2019.

"Ya nanti kita bicarakan perbedaan pendapat itu dalam forum tersendiri, jangan disampaikan pendapat di media dong," ucap Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta itu.

Sebelumnya, Gerindra dan PKS dijadwalkan untuk melakukan uji kelayakan dan kepatutan calon wakil gubernur DKI Jakarta pada Selasa (4/12).

Dua nama kader PKS diajukan untuk menggantikan Sandiaga Uno Terdapat nama Sekretaris DPW DKI Jakarta Agung Julianto dan mantan Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu.

Kedua nama itu bakal diuji Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Abdurrahman Suhaimi, Ketua DPW PKS DKI Sakir Purnomo, Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Syarif, dan Peneliti Senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro.

(dhf/kid)