Kerap Berpolitik, PKB Tantang PA 212 Jadi Parpol

CNN Indonesia | Selasa, 04/12/2018 07:26 WIB
Kerap Berpolitik, PKB Tantang PA 212 Jadi Parpol Wakil Bendahara TKN Jokowi-Maruf Jazilul Fawaid. (CNN Indonesia/Abi Sarwanto).
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid menantang Persaudaraan Alumni (PA) 212 untuk membuat partai politik. Sebab, ia menilai kegiatan organisasi yang dilakukan PA 212 selalu bermuatan politis.

"Kalau gentle bikin partai, supaya tahu perjuangan politik itu ada koridornya, bukan di lapangan, tunjukkan kalau memang mau berpolitik," ujar Jazilul di Gedung DPR, Jakarta, Senin (3/12).

Jazilul menuturkan saran PA 212 untuk membentuk partai politik juga karena narasi-narasi negatif yang selalu dimunculkan terhadap partai politik pendukung capres-cawapres nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin.



Salah satu contoh narasi negatif, kata dia, adalah soal partai setan. Menurut dia, tidak ada partai setan.

"Tidak ada partai setan, yang ada partai nol koma, partai yang persentasinya kecil ada, partai setan enggak ada. Dan yang ngomong partai setan atau yang kemarin kumpul juga bukan partai," ujar Wakil Bendahara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Maruf ini.

Lebih lanjut, Jazilul menuding gerakan yang dilakukan PA 212 justru membuat suara parpol berbasis Islam merosot. Sehingga aksi yang dilakukan PA 212 belum tentu bisa membawa perubahan sikap politik.

"Sekarang patut diingat dengan gerakan seperti itu partai Islam malah turun suaranya berdasarkan survei, itu jadi koreksi. Aksi di lapangan belum tentu akan berpengaruh pada sikap politik, bisa-bisa jadi negatif," ujarnya.


Di sisi lain, dia mengatakan PA 212 bisa mencontoh ormas Islam yang sudah eksis sejak lama dalam membentuk partai, seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.

Ia menyebut NU yang membuat partai PKB. Sedangkan Muhammadiyah membentuk Partai Amanat Nasional (PAN).

"Ya bikin (Partai PA 212) saja, bikin saja, NU juga bikin partai namanya PKB, nyata ada persentasinya," ucap dia. (jps/osc)