Ma'ruf Amin Janjikan Program 'Gus Iwan' untuk Santri

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Sabtu, 08/12/2018 14:12 WIB
Ma'ruf Amin Janjikan Program 'Gus Iwan' untuk Santri Calon Wakil Presiden nomor urut 02 KH Ma'ruf Amin menyebut santri bisa berperan dalam kemajuan ekonomi. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Calon Wakil Presiden nomor urut 02 KH Ma'ruf Amin menjanjikan program Santri Bagus Pintar Ngaji dan Juga Usahawan atau disingkat Gus Iwan di hadapan Forum Santri Indonesia.

Ia menyebut program tersebut sebagai salah satu langkah memberantas kemiskinan dengan mengambil peran dan kontribusi santri dalam membangun ekonomi.

"Jangan sampai santri menjadi beban, tetapi memiliki kontribusi yang sangat signifikan dalam membawa kemajuan, kemakmuran, dan kesejahteraan bangsa," ujar Ma'ruf setelah acara silaturahmi dengan anggota FSI di kediamannya di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (8/12).

Ma'ruf menjelaskan bahwa program Gus Iwan mendorong santri mengelola usaha kecil di samping belajar ilmu agama.


"Kami ingin mendorong santri usahawan. Ketika punya ilmu agama yang cukup, dibekali dengan pendidikan vokasi dan usaha kecil, punya koperasi, punya usaha, kerja sama dan usaha bersama. Melakukan kemitraan, membuka kedai untuk rakyat kecil," jelasnya.

Ma'ruf menjabarkan salah contoh program tersebut adalah kerjasama antara petani dan pesantren dalam mengembangkan ekonomi di sektor pertanian.

"Pesantren juga bekerja sama dengan petani. Bekerja sama dengan masyarakat. Kembangkan di pesantren. Sapi butuh jagung, jagung butuh sapi, sapi jadi gemuk, makan daun jagung. Kotorannya digunakan untuk jagung sebagai pupuk," kata Ma'ruf.

Acara silaturahmi hari ini dihadiri oleh anggta FSI. Di dalamnya juga hadir Ketua Umum FSI Iwan Ari Kurniawan dan Ketua DPP FSI Rokhmin.

Di sana FSI menyatakan dukungan pada pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Joko Widodo-Ma'ruf Amin untuk memenangkan Pilpres 2019.

"Kami akan terus mendampingi bersama Pak Jokowi dan Kiai Maruf Amin, saatnya ketika menang juga kami ingin bersama beliau berdua untuk membangun indonesia yang lebih maju makmur berdaulat," ujar Rokhmin.

Rokhmin menyebut ada tiga hal yang menjadi alasan FSI mendukung paslon tersebut, salah satunya adalah kebijakan Jokowi di bidang ekonomi.

"Alhamdulliah dalam sejarah bangsa kita, baru tahun lalu Indonesia masuk dalam negara yang diberi status dengan pendapatan domestik bruto US$1,2 triliun. Baru pertama kali kita jadi ekonomi 16 terbesar di dunia," katanya.

Rokhmin juga menyebut alasan lainnya dalah pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,1 persen dan tingkat kemiskinan yang berada di bawah 10 persen yakni 9,8 persen.
Selain itu ia juga memuji kebijakan pengeluaran sertifikasi tanah untuk rakyat, kartu pintar, dan kartu sehat.


(ain/vws)