KPK Akan Periksa Presdir Lippo Karawaci untuk Kasus Meikarta

CNN Indonesia | Senin, 10/12/2018 13:03 WIB
KPK Akan Periksa Presdir Lippo Karawaci untuk Kasus Meikarta KPK akan memeriksa Presdir Lippo Karawaci sebagai saksi untuk kasus Meikarta. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memeriksa Presiden Direktur PT Lippo Karawaci Ketut Budi Wijaya terkait kasus dugaan korupsi pengurusan perizinan proyek pembangunan Meikarta di Kabupaten Bekasi.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan Ketut akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro (BS).

"Presiden Direktur PT Lippo Karawaci akan diperiksa sebagai saksi tersangka BS dalam kasus tindak pidana korupsi suap terkait pengurusan perizinan proyek pembangunan Meikarta di Kabupaten Bekasi," ujar Febri melalui keterangan tertulis, Senin (10/12).



KPK sudah memeriksa sejumlah pihak yang berkaitan dengan pengurusan perizinan pembangunan proyek Meikarta ini. KPK sudah menetapkan sembilan orang sebagai tersangka, dua di antaranya Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro. Sementara tujuh orang lainnya berasal dari Pemkab Bekasi dan pejabat Lippo Group.
KPK Akan Periksa Presdir Lippo Karawaci untuk Kasus MeikartaDirektur Operasional Lippo Group Billy Sindoro yang sudah jadi tersangka kasus suap Meikarta. (CNN Indonesia/Andry Novelino)

Neneng dan anak buahnya diduga menerima Rp7 miliar secara bertahap lewat Billy Sindoro. Uang itu diduga bagian dari fee yang dijanjikan sebesar Rp13 miliar terkait proses pengurusan izin proyek Meikarta.

Neneng sendiri telah mengembalikan uang sekitar Rp4,9 miliar kepada penyidik KPK. Dia mengakui uang yang dikembalikan itu adalah bagian dari yang pernah ia terima terkait pengurusan izin proyek Meikarta.

Neneng mengaku bakal menyerahkan kembali uang yang pernah diterima secara bertahap. Ia juga telah mengajukan permohonan menjadi justice collaborator (JC).

(gst/DAL)