Tim Jokowi Risih Lihat Sandiwara Sandi Ditolak Pedagang Pasar

CNN Indonesia | Rabu, 12/12/2018 20:25 WIB
Tim Jokowi Risih Lihat Sandiwara Sandi Ditolak Pedagang Pasar TKN Jokowi menilai penolakan warga terhadap kehadiran Sandiaga Uno hanya sandiwara. (Dok. Tim Prabowo-Sandiaga)
Jakarta, CNN Indonesia -- Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin, TB Ace Hasan Syadzily menilai penolakan warga atas kehadiran cawapres Sandiaga Uno di Pasar Kota Pinang, Labuan Batu, Sumatera Utara, hanya sandiwara.

"Kami tegaskan bahwa terlalu kentara bahwa itu adalah sandiwara," ujar Ace di Rumah Cemara, Jakarta, Rabu (12/12).

Ace mengatakan sandiwara Sandiaga ditolak warga terlihat setelah dirinya menyaksikan dengan seksama video yang beredar di media sosial. Ia melihat ada orang yang mengaku disuruh untuk membuat poster penolakan itu.



Politikus Golkar ini mengatakan dalam hal ini Sandi berusaha memposisikan diri sebagai korban atau playing victim. Menurutnya, Sandi seolah mencari simpati lewat skenario penolakan itu.

Ace tidak mempermasalahkan soal sandiwara tersebut. Ia hanya mengingatkan Sandi agar lebih canggih dan kreatif dalam membuat sandiwara agar tak diketahui kubu Jokowi-Ma'ruf.

"Boleh lah kita skenario tapi ya, harus lebih cangging, rapi untuk membuat skenario," ujarnya.

Di sisi lain, Ace meminta Sandiaga lebih kreatif dalam berkampanye dan mencari simpati masyarakat. Salah satu cara meraih simpati, kata dia, adalah dengan menyelesaikan masalah.

"Bukan menambah masalah," ujar Ace.
Tim Jokowi Risih Lihat Sandiwara Sandi Ditolak Pedagang PasarTB Ace Hasan Syadzily (CNNIndonesia/Adhi Wicaksono)


Ace pun membenarkan pernyataan Jokowi soal kampanye Sandi di pasar. Ia menyebut Sandi merupakan orang kaya yang datang ke pasar tapi tidak membeli apapun dan hanya membuat gaduh pasar.

"Saya kira itu salah satu narasi yang nyata-nyata terjadi. Jadi pasar hanya jadi komoditas politik belaka," ujarnya.

Sandiaga Uno sempat disambut warga dengan poster penolakan saat mendatangi Pasar Kota Pinang, Labuan Batu, Sumut, pada Selasa (11/12). Poster itu berisi permintaan agar Sandi pulang.

Poster pertama bertuliskan: Pak Sandiaga Uno, Sejak Kecil Kami Sudah Bersahabat, Jangan Pisahkan Kami Gara-gara Pilpres, Pulanglah!

Poster kedua bertuliskan: #2019TetapJokowi Apapun Alasannya Pilihan Kami Tetap Jokowi Berapapun Angkanya Pilihan Kami Tetap 01.

Tak hanya itu, Sandi juga sempat ditolak warga saat melakukan kunjungan di sejumlah daerah. Beberapa di antaranya yaitu di Solo, Mdan, Pasuruan, Mamuju, dan Kuningan. 

(jps/pmg)