KPK Tetapkan 2 Pejabat Waskita Karya Tersangka di 14 Proyek

CNN Indonesia | Senin, 17/12/2018 19:00 WIB
KPK Tetapkan 2 Pejabat Waskita Karya Tersangka di 14 Proyek KPK menduga total kerugian negara yang akibat ulah dua pejabat Waskita Karya tersebut di 14 proyek di seluruh Indonesia mencapai sekitar Rp186 miliar. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan dua pejabat PT Waskita Karya sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi dalam 14 proyek yang tersebar di seluruh Indonesia.

KPK menduga total kerugian negara yang dilakukan kedua pejabat Waskita Karya ini mencapai Rp186 miliar.

"Sejalan dengan peningkatan status penanganan perkara ke penyidikan, KPK menetapkan 2 orang tersangka sebagai tersangka, yaitu FR Kepala Divisi II PT Waskita Karya periode 2011-2013 dan YAS Kepala Bagian Keuangan dan Risiko Divisi II PT Waskita Karya periode 2010-2014," kata Ketua KPK Agus Rahardjo dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Senin (17/12).



Fathor Rachman alias FR dan Yuly Ariandi Siregar alias YAS diduga bersama-sama melakukan dugaan korupsi terkait pelaksanaan pekerjaan subkontraktor fiktif pada sejumlah proyek yang dikerjakan perusahan pelat merah tersebut.

Agus mengatakan ada 14 proyek yang ada di Sumatera Utara, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Bali, Kalimantan Timur, dan Papua. KPK mengestimasi kerugian negara dari dua ulah pejabat Waskita Karya ini paling sedikit Rp186 miliar.

Perkiraan angka itu berasal dari pembayaran Waskita Karya kepada sejumlah perusahaan subkontraktor fiktif. Setidaknya ada empat subkontraktor fiktif yang telah ditemukan KPK dalam kasus ini.

"KPK sangat menyesalkan terjadinya korupsi pada sektor infrastruktur, khususnya konstruksi sejumlah proyek-proyek penting di negeri ini," kata Agus.

Akibat tindakan mereka, Fathor dan Yuly disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Berikut daftar proyek yang dikorupsi Fathor dan Yuly:

1. Proyek normalisasi Kali Bekasi Hilir, Bekasi, Jawa Barat
2. Proyek Banjir Kanal Timur (BKT) Paket 22, Jakarta
3. Proyek Bandara Kualanamu, Sumatera Utara
4. Proyek Bendungan Jati Gede, Sumedang, Jawa Barat
5. Proyek normalisasi Kali Pesanggarahan Paket 1, Jakarta
6. Proyek PLTA Genyem, Papua
7. Proyek Tol Cinere-Jagorawi (Cijago) Seksi 1, Jawa Barat
8. Proyek flyover Tubagus Angke, Jakarta
9. Proyek Flyover Merak-Balaraja, Banten
10. Proyek Jalan Layang Non-Tol Antasari-Blok M (Paket Lapangan Mabak), Jakarta
11. Proyek JORR seksi W1, Jakarta
12. Proyek Tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa Paket 2, Bali
13. Proyek Tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa Paket 4, Bali
14. Proyek Jembatan Aji Tulur-Jejangkat, Kutai Barat, Kalimantan Timur.

(bin/kid)