'Partai Tengah' Jadi Alasan TGB Gabung Golkar

CNN Indonesia | Kamis, 20/12/2018 23:38 WIB
'Partai Tengah' Jadi Alasan TGB Gabung Golkar Mantan Gubernur NTB Tuan Guru Bajang menyebut Golkar sebagai partai penengah yang dibutuhkan dalam era politik saat ini. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Zainul Majdi atau karib disapa Tuan Guru Bajang (TGB) mengatakan tidak secara tiba-tiba bergabung ke Partai Golkar. Menurutnya, proses komunikasi yang dibangun sudah dilakukan cukup lama.

"Komunikasi memang sudah cukup lama, dan Partai Golkar, partai tengah yang kokoh nilai pada nilai teknokrasi," kata TGB usai pertemuan silaturahmi Keluarga Besar Partai Golkar, Jakarta, Kamis (20/12) malam.

Menurut mantan politikus Partai Demokrat ini, sikap penengah merupakan hal yang penting di era perpolitikan saat ini maupun ke depannya.


"Jadi pola berpikir untuk mencari solusi, pola berpikir yang tidak konfrontatif, tidak diametral, itu penting untuk sebuah bangsa," katanya.

TGB memaknai bergabung dengan Golkar merupakan salah satu bentuk dakwah kepada negara. Dia juga bersyukur mendapat dua jabatan sekaligus yakni Ketua Koordinator Bidang Keumatan dan Wakil Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Legislatif dan Presiden Partai Golkar.

"Saya bersyukur dan sangat berterimakasih. Saya akan ikhtiarkan tentu dengan arahan daripada ketua-ketua Golkar, ketua umum, Mas Agus (Menteri Sosial) dan semua. Mudah-mudahan bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat untuk Partai Golkar dan juga untuk Indonesia," katanya.

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menjelaskan proses komunikasi merekrut mantan politikus Partai Bulan Bintang itu sudah dilakukan usai TGB melepas jabatannya sebagai Gubernur NTB.

"Dan kita ada chemistry dan dicari saat yang tepat dan alhamdulillah menjelang akhir tahun kebetulan ada acara silaturahmi dengan para senior termasuk dengan Pak JK (Jusuf Kalla)," kata Airlangga.

Airlangga menyatakan bergabungnya TGB sudah melalui prosedur rapat internal pengurus dan rapat pleno secara resmi yang sama-sama menyepakati masuknya TGB ke dalam kepengurusan.

Sedangkan, terkait dengan alasan ditunjuknya TGB sebagai Wakil Ketua Bappilu, dia menjelaskan hal itu berdasarkan pengalaman dan jam terbang yang dimiliki TGB.

"Partai Golkar menghargai track record Pak TGB dan Pak TGB adalah tokoh yang sudah matang. Jadi, dengan demikian bisa langsung dengan Partai Golkar bisa langsung tancap gas, tidak perlu penyesuaian lagi," katanya. (swo/wis)