Anies mengungkapkan proses lelang jabatan untuk posisi Kepala Dinas telah selesai dilakukan sehingga bisa segera diumumkan.
"Mudahan-mudahan sih sebelum Januari 2019, mudah-mudahan," kata Anies di Balai Kota Jakarta, Jumat (21/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia beralasan jika pengumuman dilakukan sebelum masalah serapan anggaran selesai, maka dikhawatir akan menganggu kinerja para kepala dinas yang saat ini menjabat.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini kembali berjanji akan segera mengumumkan Kepala Dinas yang baru setelah seluruh proses serapan anggaran selesai dilakukan.
"Pejabat plt itu salah satu penghambat dalam penyerapan anggaran kita," kata Gembong kepada CNNIndonesia.com, Kamis (20/12).
Gembong menyebut Plt kepala dinas tersebut menyebabkan eksekusi proyek di lapangan tidak maksimal sehingga berakibat pada rendahnya anggaran yang diserap.
Berdasarkan data yang diakses dari situs publik.bapedadki.net, hingga 21 Desember pukul 17.52 WIB serapan anggaran baru mencapai 72,47 persen. Padahal, Pemprov DKI menargetkan serapan anggaran tahun ini sebesar 87 persen.
Dengan rincian Belanja Langsung terserap sebesar Rp27.604.280.584.325 atau 67,3 persen dari total anggaran sebesar Rp41.012.395.391.168. Sedangkan untuk Belanja Tidak Langsung baru terserap sebesar Rp26.820.542.620.779 atau 78,6 persen dari total anggaran Rp34.081.435.869.027.