TNI AL Kerahkan Kapal Perang Cari Korban Tsunami Selat Sunda

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Selasa, 25/12/2018 11:16 WIB
TNI AL Kerahkan Kapal Perang Cari Korban Tsunami Selat Sunda Berdasar data BNPB per Senin (24/12) sore, hingga saat ini masih tercatat 128 orang yang dinyatakan hilang akibat tsunami yang terjadi di Selat Sunda. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tentara Nasional Republik Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) mengerahkan kapal perang, KRI Torani, untuk membantu upaya pencarian korban bencana tsunami di Selat Sunda.

Kapendam III Siliwangi Kolonel Hasto Respatyo mengatakan KRI Torani dikerahkan untuk mencari korban yang mungkin masih berada di lautan karena terseret ombak.


"Untuk menemukan kemungkinan korban yang berada di laut," kata Respantyo saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (25/12).


Respatyo mengatakan KRI Torani akan menyusuri laut di wilayah Carita sampai dengan wilayah Sumur bagian Selatan.

"KRI Torani menyisir wilayah laut dari Labuan sampai dengan Sumur bagian selatan, untuk menyisir sepanjang pantai," kata dia.

Gelombang tsunami terjadi di Selat Sunda pada Sabtu (22/12) malam. Tsunami itu terjadi karena aktivitas vulkanis Gunung Anak Krakatau, sehingga menyebabkan dinding gunung longsor ke laut.


Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat hingga dini hari tadi (24/12) diketahui Gunung Anak Krakatau masih berstatus waspada (level II). Pihaknya merekomendasikan agar masyarakat atau wisatawan tidak boleh mendekat dalam radius dua kilometer dari kawah.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Senin (24/12) sore, gelombang tsunami telah mengakibatkan 373 orang meninggal dunia, dan 1.459 lainnya mengalami luka-luka.

Sedangkan 128 orang lainnya dinyatakan masih hilang.  (fhr/stu)