Kapendam III Siliwangi Kolonel Hasto Respatyo mengatakan KRI Torani dikerahkan untuk mencari korban yang mungkin masih berada di lautan karena terseret ombak.
"Untuk menemukan kemungkinan korban yang berada di laut," kata Respantyo saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (25/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"KRI Torani menyisir wilayah laut dari Labuan sampai dengan Sumur bagian selatan, untuk menyisir sepanjang pantai," kata dia.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat hingga dini hari tadi (24/12) diketahui Gunung Anak Krakatau masih berstatus waspada (level II). Pihaknya merekomendasikan agar masyarakat atau wisatawan tidak boleh mendekat dalam radius dua kilometer dari kawah.
Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Senin (24/12) sore, gelombang tsunami telah mengakibatkan 373 orang meninggal dunia, dan 1.459 lainnya mengalami luka-luka.
Sedangkan 128 orang lainnya dinyatakan masih hilang. (fhr/stu)