"Saya termasuk yang mengkritik ketika BNPB hendak ditempatkan di bawah menko. Mohon maaf saja pak, saya kira itu tidak akan memperkuat (BNPB)," kata Sodik di Kompleks Parlemen, Selasa (8/1).
Hal itu disampaikan dalam rapat dengar pendapat bersama Kepala BNPN Willem Rampangilei bersama jajarannya di Komisi VIII hari ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, penempatan itu akan memudahkan koordinasi menangani bencana. Perubahan kebijakan itu juga membuat calon Kepala BNPB Doni Monardo tak perlu mengundurkan diri guna menggantikan Willem.
"Tapi syaratnya dimulai dengan paradigma baru, anggaran baru, termasuk kewenangan dan kekuatan organisasi BNPB. Jangan hanya membantu bencana ketika terjadi tapi bantu proses mitigasi," tutur politikus Partai Gerindra ini.
Lima hal, kata Sodik, perlu dilakukan pemerintah untuk menguatkan BNPB, yakni; alat, anggaran, dan edukasi sosialisasi masyarakat, konsistensi dalam aturan tata ruang, dan konstruksi sesuai dengan bencana.