Bom Molotov Bakar Dinding Rumah Pimpinan KPK

CNN Indonesia | Rabu, 09/01/2019 12:31 WIB
Bom Molotov Bakar Dinding Rumah Pimpinan KPK Kediaman pimpinan KPK Laode M Syarief dilempari bom molotov. (CNN Indonesia/Bintoro Agung Sugiharto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Rumah pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode Muhammad Syarief di Jalan Kalibata Selatan No 42, Jakarta, mendapat teror. Sebuah benda diduga bom molotov meledak di balkon rumah Laode pada pagi dini hari tadi.

Ledakan diduga berasal dari botol berisi spiritus. Ledakan dari benda tersebut menyisakan bekas hitam pekat di dinding rumah Laode. Tak ada korban dari kejadian ini.

Suwarni (59), salah seorang saksi di lokasi kejadian, menuturkan ada botol kaca yang diletakkan di satu sudut rumah. Ia berkata ada suara mirip ledakan terdengar pada pukul 1.00 WIB.


"Dengar tengah malam kayak ada botol kaca," ujar Suwarni kepada pewarta, Rabu (9/1).


Dari pantauan CNNIndonesia.com di lokasi, sejumlah polisi berjaga-jaga mengamankan situasi di sekitar rumah Laode. Kendati demikian, polisi tidak memberikan garis polisi di depan rumah.

Sebagian dinding berwarna krem di balkon rumah Laode pun berwarna hitam gosong seperti bekas bakar. Sementara itu, Laode dan keluarganya diketahui sudah meninggalkan rumah dan kini hanya menyisakan asisten rumah tangga dan sopir saja di rumah.


Karopenmas Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan saat ini Polda Metro Jaya sudah mengirim tim Densus 88 untuk mengungkap peristiwa tersebut.

"Berikan kesempatan kepada tim Densus 88 yang back up tim PMJ sedang olah TKP dan periksa barang bukti," kata Dedi.

Sejauh ini kepolisian sudah menemukan pecahan botol, bekas asap dan api di kediaman Laode. Dedi kemudian membenarkan berdasarkan pantauan kamera pengawas di rumah Laode, ditemukan orang yang mencurigakan di depan rumah sekitar pukul 01.00 WIB dini hari. (bin/DAL)