Antasari Bingung Teror ke KPK Masih Ada Setelah Ia Dipenjara

CNN Indonesia | Rabu, 09/01/2019 13:38 WIB
Antasari Bingung Teror ke KPK Masih Ada Setelah Ia Dipenjara Eks Ketua KPK Antasari Azhar tanggapi teror di rumah Ketua dan Wakil Ketua KPK. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar angkat suara mengenai teror bom di rumah Ketua KPK Agus Rahardjo dan Wakil Ketua KPK Laode M Syarif hari ini.

"Astagfirullah. KPK kok masih diserang terus sih? Saya pikir dengan memenjarakan saya selesai. Rupanya masih ada juga ya mudah-mudahan selamat lah," kata Antasari di Gedung Bina Graha, Selasa (9/1).


Antasari menyatakan kejadian seperti ini memang kerap diterima jajaran KPK sedari dulu. Menurut dia, teror seperti itu akan terus terjadi kepada lembaga antirasuah ini. Sehingga, ia meminta KPK tetap jalan terus tanpa takut terhadap teror.


"Kalau saya masuk hari ini, korupsi tak akan berhenti. Jalan terus kan, makanya tidak akan bisa kita teror, KPK tidak akan bisa diteror, percayalah," tuturnya.

Teror bom di rumah Ketua KK Detikcom/Isal Mawardi

Kendati demikian ia tak mau berspekulasi mengenai penyebab atau tujuan dari teror terhadap pimpinan KPK hari ini.

"Mungkin ada yang ingin dibuat KPK, tahu mereka melakukan tindakan korupsi sehingga KPK tidak bergerak," ucap Antasari.


Sebelumnya, Suwarni (59), penjual kue di depan kediaman Laode, mendengar suara pecahan barang agak keras di kediaman Laode pukul 01.00 dini hari ini. Saat pagi harinya, sekitar pukul 05.30 WIB, Laode baru mengetahui ada bekas ledakan bom di dinding rumahnya.

Beberapa jam setelah kejadian itu, rumah Ketua KPK Agus Rahardjo juga diteror dengan benda diduga bom molotov. Saat ini, Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri sudah diterjunkan ke lapangan melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan barang bukti.



(chri/DAL)