Polisi Tingkatkan Patroli di Kediaman Pimpinan KPK

CNN Indonesia | Rabu, 09/01/2019 14:26 WIB
Polisi Tingkatkan Patroli di Kediaman Pimpinan KPK Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menyebut pihaknya akan meningkatkan penjagaan di rumah pimpinan KPK. (CNN Indonesia/Fajrian)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dua petinggi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapat ancaman yang diduga menyerupai bom di masing-masing kediamannya. Atas teror ini, Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono menyatakan bakal meningkatkan patroli keamanan di kawasan rumah komisioner KPK lainnya.

"Kita tingkatkan patroli [di rumah komisioner KPK]," kata Argo di Mabes Polri, Rabu (9/1).

Pengamanan ini dilakukan menyusul kediaman Wakil Ketua KPK Laode Syarif di kawasan Kalibata Jakarta Selatan yang dilempari benda menyerupai bom molotov. Ada dua benda yang dilemparkan ke kawasan rumah Laode Syarif dini hari ini.


"Ada dua biji yang dilemparkan. Sekali tidak nyala dan tidak pecah masih utuh. Yang kedua pecah," ujar Argo.

Kemudian, kediaman Ketua KPK Agus Rahardjo pun mendapati teror sebuah tas yang ditemukan tercantel di pagar. Setelah dicek, tas itu hanya berisi pipa palsu.

Polisi pun sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk menyelidiki kasus ini lebih lanjut. Polisi juga sudah membentuk tim dengan Detasemen Khusus 88 Antiteror.

"Dengan kejadian dua TKP tersebut dari tim Mabes Polri yang dipimpin Kadensus [Kepala Detasemen Khusus 88/Antiteror Polri], dari Polda, Inafis Puslabfor kita bentuk tim mengungkap siapa pelakunya," ucap dia.

Sejauh ini sudah ada beberapa saksi yang diperiksa polisi untuk keterangan awal. Namun, Argo masih belum menjelaskan detail keterangan para saksi.

"Sedang dicek [tim] Inafis. Tunggu ahli ya. Kita berikan kesempatan tim untuk bekerja," tutur Argo.

(CTR/arh)