Sandi: Kementerian Bencana Juga Urusi Kebakaran Pemukiman

CNN Indonesia | Jumat, 11/01/2019 03:45 WIB
Sandi: Kementerian Bencana Juga Urusi Kebakaran Pemukiman Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno mengatakan kementerian bencana yang akan dibentuk pemerintahannya kalau terpilih dalam Pilpres 2019 juga akan mengurusi masalah kebakaran pemukiman. CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno mengatakan bahwa jika terpilih dalam Pilpres 2019, pihaknya akan membentuk Kementerian Khusus Bencana. Kementerian khusus tersebut selain mengurusi soal bencana, juga bakal mengantisipasi terjadinya kebakaran di permukiman padat penduduk.

Salah satunya di wilayah Tambora, Jakarta. Dengan begitu, kementerian khusus bencana nanti tidak hanya mengantisipasi bencana alam saja. Sebelumnya, Prabowo Subianto mengaku ingin membentuk kementerian khusus yang menangani bencana.

"Kami lagi mendorong adanya kementerian bencana. Jadi, salah satu bencana yang kita hadapi di daerah urban seperti ini adalah kebakaran," tutur Sandi usai berkunjung ke permukiman padat wilayah Tambora, Jakarta, Kamis (10/1).


Nantinya, kementerian khusus bencana tak hanya bertindak usai terjadi bencana, tetapi juga melakukan pencegahan terjadinya kebakaran di permukiman padat. Misalnya dengan penataan ulang.


Sandi mengatakan bahwa kebakaran di permukiman padat biasanya disebabkan oleh kabel-kabel listrik yang tak tertata rapi. Apabila terjadi korsleting listrik, maka kebakaran akan mudah meluas.

Selain itu, Sandi juga akan membina masyarakat penghuni permukiman padat. Penataan dilakukan pula terhadap aspek kedisiplinan warga. Khususnya penghuni permukiman padat kawasan Tambora yang disambangi Sandi.

"Bagaimana kebiasaan-kebiasaan untuk lebih disiplin menjaga perabotannya dan menjaga potensi dan mendeteksi dini bahaya bencana yang ada di sini," kata Sandi.

"Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga masyarakat. Berkolaborasi," lanjutnya.


Sebelumnya, Calon Presiden Prabowo Subianto mengaku tengah memikirkan untuk membentuk kementerian khusus bencana jika terpilih pada Pilpres 2019. Dia mengutarakan itu saat mengunjungi lokasi pengungsian korban gempa serta tsunami Palu dan Donggala, Rabu (9/1).

"Kami sedang berpikir ke arah situ, karena banyak negara yang punya badan khusus seperti itu. Saya kira kita sedang berpikir seperti itu, karena kawasan kita seperti ini. Jadi kita harus siap," kata Prabowo melalui keterangan tertulis.

Prabowo menilai Indonesia harus meningkatkan sarana dan sumber daya untuk menghadapi bencana. Baik pencegahan maupun penanggulangan mesti dilakukan dengan optimal dan itu membutuhkan sumber daya yang besar.

"Kita tinggal di suatu kawasan yang harus siap menghadapi bencana. Karena itu, tentunya kita harus berpikir jauh ke depan," sebut Prabowo.
(bmw/agt)