Agnez Mo Bertemu Jokowi Bahas Mimpi Anak Muda Hingga Hoaks

CNN Indonesia | Jumat, 11/01/2019 13:51 WIB
Agnez Mo Bertemu Jokowi Bahas Mimpi Anak Muda Hingga Hoaks Penyanyi Agnes Monica atau yang kini dikenal Agnez Mo bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Jumat (11/1). (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Agnes Monica atau yang dikenal dengan nama Agnez Mo bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Jumat (11/1). Agnez mengaku sudah lama ingin bertemu dengan Jokowi untuk menyampaikan gagasan soal generasi muda agar berani menyuarakan mimpinya.

"Jadi sebenarnya itu dari dulu memang sudah pengen ngobrol sama bapak presiden, pengen tahu menurut bapak menyuarakan mimpi itu buat anak-anak muda itu boleh enggak, apakah itu sebuah arogansi atau justru diperlukan," kata Agnez usai bertemu Jokowi.

Agnez menyatakan bahwa dirinya bersama Jokowi juga berencana membuat kegiatan yang berkaitan dengan anak muda. Namun, perempuan yang menyanyikan lagu 'Matahariku' itu masih merahasiakan kegiatan yang nantinya dilakukan bersama Jokowi.



Agnez mengaku turut menceritakan pengalamannya kepada Jokowi meniti karier hingga akhirnya bisa berkarya di Amerika Serikat (AS). Dia pun meminta dukungan kepada mantan Gubernur DKI Jakarta itu untuk terus berkarier di AS.

"Tadi saya juga minta support dari bapak juga karena biar gimana juga saya kan di sana (AS) jadi duta bangsa," ujarnya.

Agnez mengaku tak membicarakan masalah politik terkait pemilihan presiden (pilpres) 2019, mengingat Jokowi adalah calon presiden nomor 01 yang berpasangan dengan Ketua MUI Ma'ruf Amin. Jokowi-Ma'ruf akan melawan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Enggak sih enggak, enggak ke politik. saya cuma warga negara yang baik aja, pengin cerita sama kepala negara, itu aja, enggak ke dunia politik," kata dia.


Bantu cegah sebaran berita hoaks

Meski demikian, Agnez mengaku akan ikut mengampanyekan politik yang bersih dari kabar bohong alias hoaks. Dia meminta masyarakat untuk bisa menyaring informasi yang beredar di media sosial. Menurutnya, saat ini banyak sekali berita bohong yang tersebar cepat melalui internet.

"Pastinya adalah jangan percaya, jangan terlalu percaya denga hoaks-hoaks yang ada di internet. Informasi yang buruk dan juga hoaks itu cepet banget berkembangnya. Jadi harus seperti punya filter, harus pandai melihat dan mendengar," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menyatakan bahwa Presiden Jokowi memiliki keinginan untuk mengumpulkan anak-anak bangsa yang memiliki talenta tinggi di sejumlah bidang, di antaranya bidang seni, olahraga, ilmu pengetahuan, teknologi, dan lain-lainnya.

Bertemu Jokowi, Agnez Mo Bahas Mimpi Anak Muda Hingga HoaksKSP Moeldoko. (CNN Indonesia/Christie Stefanie)


"Jangan sampai anak-anak hebat kita malah keluar, malah diambil oleh orang luar," kata dia.

Moeldoko pun berpesan kepada Agnez untuk ikut menyampaikan pandangan politik yang sehat, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Pensiunan jenderal bintang empat itu juga meminta Agnez mengajak anak-anak muda untuk tidak golput.

"Tapi saya harap kamu sebagai bagian dari anak muda bisa memberikan pandangan-pandangan poltik yang sehat, yang demokratis. Terus jangan sampai pada saat pemilihan mereka itu tidak nyoblos," ujarnya.

(fra/ain)