Pernyataan Djoko Santoso dilengkapi dengan tudingan bahwa kekayaan alam dengan sumber dayanya saat ini tak lagi milik bangsa Indonesia. Hal itu dikatakan Djoko dihadapan anggota Gerakan Milenial Indonesia (GMI) Surabaya menggelar acara talkshow di Bober Cafe, Minggu (13/1) malam.
"Semua sumber daya di republik ini sebagian besar bukan milik kita. Itu sama seperti VOC. Maka, lama-lama kita sudah tidak punya apa-apa lagi," ujar Djoko, Senin (14/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Djoko mengatakan bangsa Indonesia saat ini harus melawan segala hal yang membuat Indonesia kembali terus dijajah. Pemuda Indonesia, kata dia, adalah penentu arah bangsa 20-30 tahun ke depan. Generasi muda saat ini tidak boleh kalah.
"Maka, jangan sampai lengah. Karena kalau lengah, kita lemah. Kalau lemah, kita bisa kalah. Dan kalau sebagai bangsa kalah, maka kita akan menderita," kata dia.
Djoko dalam kesempatan tersebut juga merespons kubu Jokowi, dalam hal ini Moeldoko yang menyebut posko pemenangan Prabowo-Sandi di Solo mengganggu pemandangan. Menurutnya, dalam alam demokrasi, pendirian posko di manapun adalah hak dalam berpolitik.
"Seorang pemimpin yang diomongin harus mencerdaskan. Pernyataan seperti itu berarti menunjukkan yang berbicara belum punya peradaban demokrasi," tegasnya. (frd/ain)