AHY: Prabowo Gemakan Program Pro Rakyat SBY

CNN Indonesia | Senin, 14/01/2019 23:55 WIB
AHY: Prabowo Gemakan Program Pro Rakyat SBY Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono senang Prabowo Subianto menggaungkan program pro rakyat saat ayahnya, Susilo Bambang Yudhoyono, jadi presiden. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Komandan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono mengaku senang Calon Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto melalui pidato visi-misinya menggaungkan program-program pro rakyat semasa ayahnya, Susilo Bambang Yudhoyono, menjabat sebagai presiden.

"Tentunya merasa senang ketika banyak dari program-program pro rakyat yang dulu pernah dijadikan policy, kebijakan selama pemerintahan SBY 10 tahun dari 2004 sampai 2014 yang juga kembali digemakan oleh Pak Prabowo," ujad AHY di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Senin (14/1).
Menurut dia, pidato Prabowo mewakili persoalan yang dihadapi oleh masyarakat saat ini. Ia berharap visi misi yang disampaikan Prabowo tersebut dapat diwujudkan apabila terpilih nanti di Pemilihan Presiden 2019.

"Itu juga tentunya hasil diskusi dialog pertemuan secara langsung dengan elemen masyarakat di berbagai penjuru tanah air," ujar AHY.


Ia berharap program pro-rakyat yang digaungkan Prabowo dapat benar-benar mengentaskan masyarakat dari kemiskinan. AHY juga berharap pidato yang bertajuk 'Indonesia Menang' itu bisa mewakili kemenangan rakyat Indonesia.

"Mudah-mudahan dengan slogan baru pasangan Prabowo-Sandi 'Indonesia Menang' benar-benar rakyat Indonesia jadi pemenang di negerinya sendiri. Jangan sampai kita, yang seharusnya sudah semakin menikmati pembangunan untuk semua, ada yang tersisihkan, ada kelompok yang termarginalkan," ucapnya.
Lebih lanjut, terkait kampanye, meski tidak pernah berbarengan, AHY mengatakan ada momentum kebersamaan antara dirinya, Prabowo, Sandiaga, dan SBY.

"Kampanye itu tidak harus selalu dilihat dalam kebersamaan secara fisik. Saya tentunya juga berusaha untuk mencari waktu yang tepat, tetapi bayangkan, saya bisa di barat, Pak Prabowo bisa di timur, Pak SBY di utara, Bang Sandi di selatan tentunya akan bisa menjangkau masyarakat kita secara lebih luas lagi," katanya. (sah/has)