Sepekan Teror Bom ke Pimpinan KPK, Pelaku Masih Misterius

CNN Indonesia | Selasa, 15/01/2019 20:17 WIB
Sepekan Teror Bom ke Pimpinan KPK, Pelaku Masih Misterius Ilustrasi. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pelempar dua bom molotov dan pengirim bom palsu ke rumah dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode M Syarif dan Agus Rahardjo, masih misterius meski hampir sepekan berlalu.

Penyidik gabungan dari Polda Metro Jaya hingga Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri masih berkutat menyelidiki sejumlah barang dan memeriksa saksi yang diharapkan dapat memberikan petunjuk terkait terduga pelaku.

"Masih pendalaman para saksi kembali, call data record di sekitar lokasi, dan sketsa wajah. Soal sketsa wajah ini perlu kesabaran," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo di Jakarta, Selasa (15/1).



Dia menerangkan polisi harus kembali memeriksa dua orang saksi terkait proses pembuatan sketsa wajah terduga pelaku teror di rumah Agus yang berlokasi di Perumahan Graha Indah, Kelurahan Jatimekar, Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Menurutnya, saksi proses pembuatan sketsa wajah membutuhkan kesabaran karena tergantung dengan ingatan saksi.

"Dua saksi ini harus ingat kembali apa yang dia lihat, apa yang dia ingat nanti digambar lagi. Setelah digambar nanti dikonfirmasi lagi pada saksi apa benar ciri-cirinya. Nanti kalau sudah mendekati sempurna dan saksi menyatakan iya, baru kita pindahkan yang tulis tangan ke digital," katanya.

Dedi pun mengatakan pihaknya menghadapi kendala dalam menganalisa rekaman kamera pengawas (CCTV) dari kediaman Laode yang berlokasi di Jalan Kalibata Selatan, Pancoran, Jakarta Selatan. 

Menurutnya, rekaman CCTV yang diambil pihak kepolisian dalam kondisi gelap. Polisi pun, kata dia, tengah berupaya melakukan analisa terhadap rekaman CCTV lain.

"Kami masih agak kesulitan tapi kami masih berupaya lagi dengan CCTV yang lain. Karena kemampuan kamera untuk menangkap tidak sebagus harapan kami," ucap dia.

Rumah Laode dan Agus diteror bom pada Rabu (9/1). Polisi telah memastikan bom yang ditemukan di kediaman Agus, palsu. Sementara satu dari dua bom molotov yang dilempar ke kediaman Laode terbakar dan menyisakan bekas hitam pekat di salah satu sisi dinding rumah.

(mts/kid)