Harimau Jokowi akan Gugat Prabowo soal Selang Cuci Darah RSCM

CNN Indonesia | Sabtu, 19/01/2019 17:15 WIB
Harimau Jokowi akan Gugat Prabowo soal Selang Cuci Darah RSCM Relawan yang tergabung dalam Harimau Jokowi pada Senin pekan depan berencana mengajukan gugatan perdana kepada Prabowo Subianto terkait ucapannya soal selang cuci darah di RSCM. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Organisasi Masyarakat Harimau Jokowi (Harjo) bakal mengajukan gugatan perdata kepada calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Pada Senin (21/1).

Gugatan itu menyangkut pernyataan Prabowo tentang alat berupa selang cuci darah untuk pasien BPJS Kesehatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo yang dipakai 40 orang.

"Prabowo telah mengatakan bahwa orang yang melakukan cuci darah di RSCM digunakan 40 orang, padahal seharusnya untuk satu orang. Dan ini dibantah. Itu salah. Apa yang dilakukan Prabowo fitnah," ujar Ketua Harjo, Saiful Huda saat dihubungi CNNIndonesia.com, Sabtu (19/1).


Ia mengatakan selain Prabowo terdapat sejumlah tergugat lain yakni Partai Gerindra dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno. Pihak RSCM pun turut jadi tergugat.

"Kami ingin minta kejelasan di depan pengadilan klarifikasi dari RSCM dan kami tuntut Prabowo sebagai capres dan Ketum gerindra serta BPN," paparnya.

Dia mengatakan ditunjuknya RSCM sebagai tergugat lantaran penjelasannya dibutuhkan terkait selang cuci darah tersebut.

Saiful beralasan bila hanya dijadikan saksi, RSCM tidak punya kewajiban untuk datang ke persidangan.

"Kemarin Kamis baru datangi RSCM untuk memberitahukan RSCM terkait gugatan Prabowo. RSCM untuk menjelaskan selang cuci darah," papar dia.

Lebih lanjut, dia mengatakan gugatannya tersebut dilayangkan dengan tujuan agar Prabowo meminta maaf kepada masyarakat terkait pernyataannya tersebut. Hal itu, kata dia, agar masyarakat tahu bahwa Prabowo kerap kali melakukan kesalahan dan fitnah.

"Sebetulnya kami tidak ingin ganti rugi materi, kami ingin permintaan maaf secara terbuka kepada rakyat Indonesia atas kesalahan selama ini. Jadi masyarakat tahu Prabowo banyak melakukan kesalaham dan fitnah," ujarnya.

Sebelumnya, Prabowo menyebut masalah keuangan di BPJS Kesehatan membuat kualitas layanan di rumah sakit terabaikan. Akibatnya, rumah sakit menggunakan satu selang cuci darah untuk beberapa pasien.

"Saya dapat laporan di RSCM ada alat pencuci ginjal, harusnya itu punya saluran-saluran dari plastik, dari karet, dari alat-alat dipakai satu orang satu kali. Saya dengar di RSCM hari ini dipakai 40 orang," kata Prabowo dalam Ceramah Kebangsaan Akhir Tahun di Hambalang, Bogor, yang diunggah di laman Facebook-nya, Minggu (30/12). (sah/wis)