Gelar Lapak Depan Mako Brimob, Ahoker Bermalam Sambut Ahok

CNN Indonesia | Rabu, 23/01/2019 16:29 WIB
Gelar Lapak Depan Mako Brimob, Ahoker Bermalam Sambut Ahok Ahoker diketahui mengisi waktu dengan berbagi cerita perjuangan Ahok. (CNN Indonesia/Dhio Faiz)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sejumlah pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sudah mendatangi Markas Komando Brigade Mobil (Mako Brimob), Kelapa Dua, Depok, Rabu (23/1) sore. Kedatangan para Ahoker, sebutan kelompok pendukung setia Ahok, untuk menyambut momen bebas Ahok dari hukuman dua tahun penjara pada Kamis (24/1).

"Kalau tidak hujan kami akan menginap di sini. Ada juga rumah di sana bisa untuk menginap, punya Ahoker juga," kata Salah seorang Ahoker, Yudo Wibowo, saat ditemui CNNIndonesia.com, Rabu (23/1).

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, para Ahoker menggelar lapak di deretan ruko di seberang halte Mako Brimob. Mereka mengenakan kemeja kotak-kotak khas pendukung Jokowi-Ahok pada Pilkada DKI Jakarta 2012.



Mereka juga memasang spanduk dengan foto Ahok disertai tulisan "Kongkow dan Ngobrol Ahoker". Ahoker diketahui mengisi waktu dengan berbagi cerita perjuangan Ahok.

Yudo menyampaikan mereka menggelar acara kumpul-kumpul untuk menunjukkan masih ada orang yang mendukung mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

"Ya ngobrolin apa saja, silaturahmi, semoga Pak Ahok terus bersemangat mengelola negara ini dengan baik. Kita cuma berharap semangat Pak Ahok enggak pudar, percaya sama negeri ini," kata Yudo.

Gelar Lapak Depan Mako Brimob, Ahoker Akan Bermalam Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. (Safir Makki)

Yudo menyebut akan ada sekitar 20 orang yang akan ikut dalam acara ini. Mereka adalah pendukung yang mendampingi Ahok saat masa persidangan 2017 lalu. Dia mengatakan tidak ada acara khusus seperti aksi unjuk rasa, doa bersama, atau perayaan berlebihan. Mereka menuruti instruksi yang diberikan Ahok dalam sepucuk surat beberapa waktu lalu.

Basuki Tjahaja Purnama direncanakan akan bebas dari Rutan Mako Brimob, Depok, Kamis (24/1). Ahok mendekam di balik jeruji besi usai dinyatakan bersalah atas kasus penodaan agama.

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly mengatakan terpidana kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan bebas dan keluar dari rumah tahanan (rutan) di Markas Korps Brigade Mobil (Mako Brimob) pada Kamis (24/1) saat jam kerja.

Namun, dia menolak membeberkan waktu Ahok keluar tersebut secara pasti. Ia hanya mempersilakan wartawan untuk menunggu di Mako Brimob untuk mengetahui secara pasti.

"Jam kerja, ya tunggu-tunggu saja kalau mau lihat," kata Yasonna saat ditemui di kantornya, Jakarta Selatan pada Selasa (22/1).


Sebagaimana diketahui, Ahok divonis dua tahun penjara karena dianggap melakukan penodaan terhadap agama, melanggar pasal 156a KUHP. Ahok bebas setelah mendapatkan potongan masa tahanan total tiga bulan 15 hari.

Mantan Bupati Belitung Timur itu sebelumnya sudah meminta para Ahoker untuk tak menyambut kebebasannya. Ahok mengatakan penyambutan berlebihan akan mengganggu aktivitas orang lain karena ia bebas di hari kerja.

[Gambas:Instagram]

"Saya sarankan demi untuk kebaikan dan ketertiban umum bersama dan untuk menolong saya sebaiknya saudara-saudara tidak melakukan penyambutan apalagi menginap," tulis Ahok lewat surat yang ditulis tangan dan diunggah di akun Twitter @basukibtp pada Kamis (17/1).


(dhf/ain)