Ketua DPRD Sebut Ahok Ingin Pekerjaan Konsultan Saat Bebas

CNN Indonesia | Selasa, 22/01/2019 23:00 WIB
Ketua DPRD Sebut Ahok Ingin Pekerjaan Konsultan Saat Bebas Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok berencana membuka usaha bisnis baru setelah keluar dari penjara. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menyebutkan keinginan narapidana kasus penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat bebas dari Rutan Mako Brimob, Depok.

Prasetio mengatakan setelah keluar dari penjara, Ahok berencana melakukan sebuah usaha bisnis yang baru. Namun, ia tak membeberkan bisnis apa yang akan dijalankan.

Selain bisnis, menurut Prasetio, Ahok juga memiliki keinginan untuk mendapatkan sebuah pekerjaan.


"'Kalau ada konsultan e-budgeting saya mau dipanggil, saya bisa mengarahkan bagaimana mengelola keuangan perusahaan, seperti itulah maunya dia (Ahok)," tutur Prasetio di Gedung DPRD DKI, Selasa (22/1).

Di sisi lain, Prasetio menuturkan sampai saat ini dirinya belum mendapat info soal rencana penjemputan saat Ahok keluar dari penjara pada 24 Januari mendatang.

Ketua DPRD Sebut Ahok Ingin Pekerjaan Konsultan Saat BebasKetua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Namun, ia memastikan tak ada perayaan khusus untuk menyambut keluarnya Ahok dari penjara.

"Enggak tahu ya (rencana penjemputan), Pak Ahok enggak ada penjemputan spesial, biasa saja," ucap Prasetio.


Sebelumnya, Ahok telah mengimbau kepada para simpatisan dan pendukungnya untuk tidak mengadakan acara penyambutan secara berlebihan pada hari pembebasannya.

Melalui surat yang ditulis Ahok dan diunggah di akun instagramnya @basukibtp, mantan Gubernur DKI Jakarta itu meminta Ahokers (kelompok pendukungnya), tetap menjaga ketertiban.


"Saya sarankan demi untuk kebaikan dan ketertiban umum bersama dan untuk menolong saya, sebaiknya saudara-saudara tidak melakukan penyambutan apalagi menginap," tulis Ahok melalui sebuah surat yang diunggah tim BTP ke akun Instagram @basukibtp, Kamis (17/1).

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menyebut pihaknya tidak menyiapkan pengamanan khusus bagi Ahok untuk hari bebasnya tersebut. Pengamanan saat Ahok bebas, kata dia, akan berjalan seperti biasa.

"Sepertinya biasa saja (pengamanannya), belum ada kegiatan penyambutan," kata Argo, Selasa (22/1).



(dis/pmg)