Bantah Pasang Spanduk 'Hak-hak LGBT', PSI Tuding Koruptor
CNN Indonesia
Rabu, 30 Jan 2019 14:36 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Partai Solidaritas Indonesia (PSI) membantah telah membuat baliho dan spanduk bertuliskan 'Hargai "Hak-Hak LGBT' yang terpasang di sejumlah titik jembatan penyeberangan di wilayah Jakarta.
"Perlu kami tegaskan bahwa spanduk dan baliho itu bukan dibuat oleh PSI," kata'Sekjen DPP PSI Raja Juli Antoni dalam siaran persnya, di situs resmi PSI, Rabu (30/1).
Spanduk 'Hargai Hak-Hak LGBT' terlihat terpasang di JPO tepatnya depan SMPN 115, Jalan KH Abdullah Syafei, Tebet, Jakarta, Rabu (30/1/2019) pagi. Namun siang ini spanduk tersebut sudah diturunkan.
Toni menduga koruptor dan kaum Intoleran berada di balik serangan atas PSI, sebab beberapa waktu terakhir serangan atas Partai Solidaritas Indonesia semakin sistematis dan meluas.
Setelah perusakan atas atribut, disusul coretan-coretan PKI di spanduk, baliho dan atribut partai lainnya, kini muncul baliho dan spanduk yang mengatasnamakan PSI dengan tulisan "Hargai Hak-hak LGBT".
"Kami menduga serangan sistematis ini dilakukan oleh kelompok-kelompok politik yang terganggu oleh perjuangan PSI melawan korupsi dan intoleransi," katanya.
Kata Toni, sikap PSI yang nonkompromistis terhadap pencuri uang rakyat dan kelompok radikal intoleran yang gemar melakukan tindakan sewenang-wenang mulai membuat kekuatan politik hitam negeri ini khawatir dan mencoba melemahkan PSI.
Toni mengatakan serangan-serangan kotor semacam ini tidak akan menyurutkan sikap PSI.
"Partai ini berjanji akan berada di garis depan dalam membersihkan praktik korupsi di DPR dan DPRD," kata dia, "Partai ini juga akan menjadi perpanjangan aspirasi kelompok Nasionalis dan moderat untuk berhadap-hadapan melawan kaum intoleran."
PSI, kata Toni, menyerukan kepada seluruh kader PSI, untuk semakin solid, dan terus turun ke akar rumput melanjutkan kerja politik.
"Perubahan semakin dekat, kita tidak akan mundur selangkah pun menghadapi serangan-serangan kotor seperti ini," katanya.
(ugo/sur)
"Perlu kami tegaskan bahwa spanduk dan baliho itu bukan dibuat oleh PSI," kata'Sekjen DPP PSI Raja Juli Antoni dalam siaran persnya, di situs resmi PSI, Rabu (30/1).
Spanduk 'Hargai Hak-Hak LGBT' terlihat terpasang di JPO tepatnya depan SMPN 115, Jalan KH Abdullah Syafei, Tebet, Jakarta, Rabu (30/1/2019) pagi. Namun siang ini spanduk tersebut sudah diturunkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami menduga serangan sistematis ini dilakukan oleh kelompok-kelompok politik yang terganggu oleh perjuangan PSI melawan korupsi dan intoleransi," katanya.
Spanduk bertuliskan 'Hargai hak-hak LGBT'. (Detikcom/Agung Pambudhy) |
"Partai ini berjanji akan berada di garis depan dalam membersihkan praktik korupsi di DPR dan DPRD," kata dia, "Partai ini juga akan menjadi perpanjangan aspirasi kelompok Nasionalis dan moderat untuk berhadap-hadapan melawan kaum intoleran."
PSI, kata Toni, menyerukan kepada seluruh kader PSI, untuk semakin solid, dan terus turun ke akar rumput melanjutkan kerja politik.
"Perubahan semakin dekat, kita tidak akan mundur selangkah pun menghadapi serangan-serangan kotor seperti ini," katanya.
Spanduk bertuliskan 'Hargai hak-hak LGBT'. (Detikcom/Agung Pambudhy)