Airlangga Sebut Jokowi-Ma'ruf Akan Kompak di Debat Mendatang

kid, CNN Indonesia | Rabu, 30/01/2019 22:40 WIB
Airlangga Sebut Jokowi-Ma'ruf Akan Kompak di Debat Mendatang Ketum Golkar Airlangga Hartarto mengatakan masyarakat akan menilai kekompakan paslon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto berpendapat banyak kesempatan bagi masyarakat melihat dan menilai kekompakan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin.

Hal ini disampaikan menyikapi survei terbaru LSI Denny JA, pasangan Jokowi-Maruf tertinggal dari pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam hal kekompakan dan saling melengkapi pada debat perdana Pilpres 2019 pada 17 Januari lalu.

"Masih ada empat debat. Masih ada waktu," kata Airlangga di Aula DPP Partai Golkar, Rabu (30/1).



Berdasarkan survei LSI Denny JA, sekitar 30,1 persen responden menganggap Jokowi-Ma'ruf kompak saat itu. Sementara itu, kekompakan Prabowo-Sandiaga dirasakan 46 persen responden. Sekitar 19,1 persen menganggap kedua paslon sama saja.

Survei dilakukan kepada 1.200 responden level nasional atau 34 provinsi di Indonesia. Dilaksanakan sepanjang 18-25 Januari 2019.

Metode yang digunakan multistage random sampling. Wawancara dilakukan secara tatap muka menggunakan kuesioner. Margin of error kurang lebih 2,8 persen.

Meski tertinggal dalam aspek kekompakan, pasangan calon petahana ini secara keseluruhan masih memimpin dalam aspek lainnya seperti pemahaman materi, debat dan komunikasi, program kerja, mengatasi permasalahan, serta kepemimpinan.

Tak hanya itu, elektabilitas Jokowi-Maruf juga masih memimpin sekitar 23,8 persen. Berdasarkan survei, pasangan calon petahana memimpin dengan 54,8 persen. Sementara itu, pasangan penantang dengan 31 persen.

Oleh sebab itu, Airlangga optimistis pasangan calon petahana ini menang dalam Pemilihan Presiden pada 17 April.

"Semua survei delta antara Pak Jokowi itu 20 persen. Jadi kalau ini sudah stabil di 20 persen. Insyaallah optimis," tuturnya.

Soal debat Pilpres 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) selaku penyelenggara pemilu menetapkan lima agenda. Pertama dilakukan pada 17 Januari lalu. Setelah itu di tiga agenda debat, para capres dan cawapres akan terpisah. Mereka baru berada dalam satu panggung lagi pada debat kelima Pilpres 2019.



(kid/kid)