Sponsored by

Polemik Jan Ethes, PKS Ungkit Aturan KPU soal Pelibatan Anak

CNN Indonesia | Rabu, 30/01/2019 18:51 WIB
Polemik Jan Ethes, PKS Ungkit Aturan KPU soal Pelibatan Anak Presiden PKS Sohibul Iman. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman mengatakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah jelas membuat aturan soal kampanye Pileg dan Pilpres 2019. Salah satunya aturan yang melarang pelibatan anak kecil dalam kampanye oleh caleg maupun capres dan cawapres.

Kata dia, jika ada yang melakukan hal tersebut sudah dipastikan telah melanggar aturan.

"Semua pihak yang berkompetisi baik di Pileg, di Pilpres semua ikuti aturan yang sudah dibuat oleh KPU. Termasuk diantaranya tidak boleh melibatkan anak-anak, kalau ada yang melibatkan ya melanggar," kata Sohibul di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Rabu (30/1).


Pernyataan Sohibul ini berkaitan dengan Jan Ethes, cucu pertama Presiden Joko Widodo. Sohibul sendiri tak merinci aturan KPU yang melarang pelibatan anak dalam kampanye. Namun berdasarkan penelusuran CNNIndonesia.com, larangan kampanye melibatkan anak-anak tak diatur secara eksplisit oleh KPU.

Penyelenggara pemilu hanya mengatur larangan kampanye melibatkan warga negara Indonesia yang tak punya hak memilih. Larangan itu diatur dalam Pasal 9 ayat 2 huruf K Peraturan KPU Nomor 23 Tahun 2018.

Soal Jan Ethes jadi polemik dipicu oleh pernyataan salah satu anggota tim kampanye Jokowi-Maruf Amin, Andi Widjajanto.

Andi yang menjadi ketua organisasi relawan Tim Cakra 19 mengatakan Jan Ethes adalah salah satu keunggulan dalam meningkatkan popularitas capres nomor urut 01 itu, khususnya di media sosial. Sebab, kubu lawan, yakni Prabowo-Sandi, tak memiliki sosok anak belia seperti Jan Ethes.

Sohibul mengaku tak ingin menuding Jokowi atau TKN salah dalam polemik Jan Ethes. Dia hanya mengatakan sebaiknya semua pihak mengikuti aturan yang telah ditetapkan.

"Saya tidak mau men-judge satu per satu, per kasus, intinya semua pihak harus ikut aturan," kata dia.

Terpisah, Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin membantah sengaja mengatur kemesraan Jokowi bersama keluarga terutama cucunya, Jan Ethes.

Wakil Direktur Komunikasi Politik TKN Meutya Hafid menyatakan Jokowi sama sekali tidak pernah mengajak cucunya ketika sedang berkampanye baik dalam pertemuan terbuka atau tertutup bersama TKN serta TKD (daerah).

"Dari TKN tidak pernah ada setting-an melibatkan Jan Ethes. Sepanjang pengamatan sata tidak pernah Jan Ethes dibawa dalam acara politik yang dihadiri Capres 01," kata Meutya. (chri/wis)