Bukan Massal, PSI Sebut Kader Mundur di Parepare Cuma 20

CNN Indonesia | Rabu, 06/02/2019 20:46 WIB
Bukan Massal, PSI Sebut Kader Mundur di Parepare Cuma 20 PSI bantah kadernya di Parepare mengundurkan diri secara massal. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulawesi Selatan Fadly Noor membantah bahwa kader partainya di Parepare mengundurkan diri secara massal. 


Menurut dia, kader yang ingin mengundurkan diri di Parepare hanya berjumlah 20 dari 1.000 pemilik kartu anggota PSI. Dia berkata, tiga di antara kader itu merupakan calon anggota legislatif tingkat kota.

"[Sebanyak] 20 orang anggota biasa, ada tiga orang caleg [tingkat] kota. Ini 20 dari lebih 1.000 pemegang kartu anggota [PSI]," kata Fadly kepada CNNIndonesia.com, Rabu (6/2).

PSI sampai saat ini masih menunggu surat resmi terkait pengunduran diri 20 kader itu, terutama tiga orang yang berstatus sebagai caleg di Parepare. 


Menurut dia, belum ada kepastian seputar pengunduran diri dari 20 orang kader PSI tersebut hingga saat ini. 

"Kami butuh pernyataan tertulis untuk klarifikasi ke KPUD. Kami belum bisa pastikan mereka mundur secara formil atau bagaimana," ucapnya.

Terkait alasan pengunduran diri 20 kader itu karena kecewa dengan transparansi pengelolaan keuangan dan operasional PSI, Fadly menerangkan, pihaknya sudah melakukan mediasi untuk menjelaskan duduk persoalan. 


Dia mengatakan, PSI hanya partai yang bergerak berlandaskan pada semangat anak muda dan tidak mengelola dana operasional seperti partai politik lain.

"Sebulan lalu isu ini mencuat dan saya sudah panggil orang keberatan dan saya selaku Ketua DPW PSI Sulsel sudah menjelaskan bahwa DPD PSI Parepare tidak mengelola dana operasional," kata Fadly.
[Gambas:Video CNN] (mts/sur)