Alumni Pangudi Luhur Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin

CNN Indonesia | Rabu, 06/02/2019 22:22 WIB
Alumni Pangudi Luhur Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin Deklarasi Alumni Pangudi Luhur untuk Jokowi-Ma'ruf Amin. (CNN Indonesia/Joko Panji Sasongko)
Jakarta, CNN Indonesia -- Alumni Sekolah Menengah Atas Pangudi Luhur yang tergabung dalam PL Bersatu mendeklarasikan dukungan bagi pasangan capres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, Jokowi turut hadir dalam acara deklarasi yang digelar di Energy Building, SCBD, Jakarta, Rabu (6/2). Ia terlihat mengenakan kemeja lengan panjang putih dan celana bahan hitam.

Jokowi didampingi oleh Ketua TKN, Erick Thohir, anggota Dewan Pengarah TKN, Pramono Anung, dan politisi PPP yang juga menjabat Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin.



Hampir 900 alumni PL dari berbagai angkatan juga terlihat memenuhi ruang deklarasi tersebut. Mereka terlihat mengenakan kaos hitam bertuliskan 'BERBEDA tapi BERSATU' serta sarung dan aksesoris seperti peci hingga blangkon.

Wakil Ketua TKN, Rosan Perkasa Roeslani selaku alumni PL menyatakan deklarasi dukungan itu dilakukan dengan alasan Jokowi mengedepankan kepentingan rakyat ketimbang kepentingan pribadi atau kelompok.

"Semua kebijakan yang Bapak (Jokowi) ambil adalah satu, untuk kepentingan bangsa, negara, dan rakyat Indonesia," ujar Rosan disambut tepuk tangan dan teriakan seluruh alumni PL yang hadir di lokasi.

Rosan mengatakan Jokowi merupakan presiden yang berani mengambil keputusan. Sebab, ia menyebut pendahulu Jokowi tidak pernah berani mengeksekusi sekian banyak rencana yang telah dibuatnya.


Salah satu keputusan yang Jokowi, kata dia, adalah membangun infrastruktur. Sebab, ia menyebut rencana itu sudah ada sejak puluhan tahun tapi tak pernah dieksekusi.

"Kita sudah tahu infrastruktur itu penting. Kita sudah tahu puluhan tahun sudah ada rencana. Rencananya indah, solusinya ada. Tetapi kita tidak pernah melangkah dan berani mengeksekusi. Dan Bapak berani membuat itu," ujarnya disambut teriakan 'Jokowi' dari para alumi PL.

Ketum Kadin ini juga menilai program pembangunan Jokowi jangka panjang.

"Jadi tidak memikirkan diri sendiri, tidak mementingkan popularitas. Semua untuk rakyat Indonesia," ujar Rosan.

Dalam kesempatan itu, alumni PL juga menyerahkan cinderamata berupa sapu kepada Jokowi. Ketua Koordinator Alumni PL Bersatu, Kepra, mengatakan sapu itu merupakan simbol agar Jokowi membersihkan koruptor jika kembali terpilih menjadi Presiden.


"(Sapu) ini untuk bersih-bersih. Ini sapunya Pak Salam jadi ini bersih," ujar Kepra disambut gelak tawa alumni PL.

'Pak Salam', kata dia, merupakan legenda yang ada di PL. Kepra menambahkan pihaknya akan turut mengkampanyekan Jokowi lewat slogan 'lelaki sejati, bersinergi membangun negeri'. (jps/ayp)