Dahnil Anzar Diperiksa Kasus Kemah: Polisi Lagi Lucu-lucuan

CNN Indonesia | Kamis, 07/02/2019 11:58 WIB
Dahnil Anzar Diperiksa Kasus Kemah: Polisi Lagi Lucu-lucuan Dahnil Anzar mengatakan polisi sedang menguji daya tahan dirinya saat pemeriksaan kasus dana Kemah Pemuda Islam Indonesia. (CNN Indonesia/Dias Saraswati)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak memenuhi panggilan Polda Metro Jaya. Ia dimintai keterangan perihal kasus dugaan korupsi di acara Kemah Pemuda Islam Indonesia.

Dahnil tiba di Polda Metro Jaya sekitar pukul 11.04 WIB. Ia mengenakan kemeja warna putih dan jaket biru tua, serta mengenakan peci hitam

Dahnil tak banyak berkomentar. Ia hanya menyebut pemeriksaan hari ini sebagai bentuk ujian dari pihak kepolisian.



"Polisi sedang menguji daya tahan saya, lagi lucu-lucuan," kata Dahnil di Polda Metro Jaya, Kamis (7/2).

Dahnil segera bergegas masuk ke Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya.

Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Ditreskrimsus Polda Metro Jaya hari ini memang menjadwalkan pemeriksaan kembali terhadap Dahnil.

Pemeriksaan dilakukan untuk meminta keterangan lebih lanjut dari Dahnil perihal kasus dugaan korupsi di acara Kemah Pemuda Islam Indonesia.


Dahnil tercatat pernah memenuhi panggilan pihak kepolisian terkait kasus tersebut pada 23 November 2018. Polisi telah memeriksa 20 saksi dalam kasus dugaan korupsi dana kemah pemuda. Para saksi berasal dari Kemenpora hingga pengurus PP Pemuda Muhammadiyah.

Dahnil Anzar Diperiksa Kasus Kemah: Polisi Lagi Lucu-lucuanMantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak memenuhi panggilan Polda Metro Jaya, Jakarta, terkait kasus dugaan korupsi Kemah Pemuda Islam Indonesia. (CNN Indonesia/Dias Saraswati)
Setidaknya ada dua ormas yang menerima dana dari Kemenpora dengan total dana Rp5 miliar untuk melaksanakan kegiatan tersebut yakni, Pemuda Muhammadiyah dan Gerakan Pemuda Ansor.

Berdasarkan penelusuran polisi, laporan pertanggungjawaban GP Ansor tidak ditemukan penyimpangan. Sementara dalam laporan pertanggungjawaban Pemuda Muhammadiyah diduga terdapat penggunaan dana fiktif sebesar kurang dari setengah anggaran.

Di sisi lain, Dahnil telah mengembalikan dana sebesar Rp2 miliar kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) selaku pihak penyelenggara acara Kemah Pemuda Islam tersebut.

Kepolisian meyakini ada kerugian negara dalam dugaan korupsi dana Kemah Apel Pemuda Islam Indonesia 2017. Kasus ini dilaporkan sejumlah pihak yang mengetahui secara langsung penggunaan anggaran tersebut.

Pada 23 November 2018, Dahnil pernah dipanggil polisi untuk penyidikan kasus ini dalam posisinya sebagai saksi. Namun polisi belum menetapkan tersangka terkait kasus ini.
(dis/pmg)